Kapolda Banten Takziah ke Pesantren Nurul Anwar, Sampaikan Doa untuk Almarhum KH Ariman Anwar

Detikperistiwa.co.id – SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mendatangi rumah duka KH Ariman Anwar di kawasan Lopang Gede, Kota Serang, Minggu (18/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pengasuh Pondok Pesantren Nurul Anwar tersebut.

Kehadiran Kapolda di tengah keluarga yang berduka menjadi bentuk penghormatan terhadap almarhum, yang selama hidupnya mengabdikan diri dalam pendidikan dan pembinaan keagamaan. Kiprahnya di lingkungan pesantren turut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai Islam kepada para santri dan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, Hendra menyampaikan doa agar Allah SWT melimpahkan rahmat kepada almarhum, mengampuni segala kesalahannya, serta menerima seluruh amal ibadah yang telah dilakukan semasa hidup.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Banten, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum KH Ariman Anwar. Semoga almarhum husnulkhatimah, seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT, diampuni segala kekhilafannya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” ujar Hendra.

Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga besar almarhum, para santri, serta masyarakat yang kehilangan sosok guru dan pembimbing agama. Hendra berharap mereka diberi kekuatan untuk menghadapi masa berduka dan dapat menerima kepergian almarhum dengan penuh keikhlasan.

Menurutnya, pengabdian seorang tokoh agama memiliki makna yang tidak berhenti ketika seseorang meninggal dunia. Ilmu yang diwariskan, nasihat yang disampaikan, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari dapat terus memberikan pengaruh positif bagi orang-orang yang pernah dibimbingnya.

Hendra berharap warisan tersebut tetap dijaga dan diteruskan oleh para santri maupun generasi muda. Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan KH Ariman Anwar dapat terus memberikan manfaat bagi kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Kepergian pengasuh Pondok Pesantren Nurul Anwar itu menyisakan duka bagi keluarga dan lingkungan pesantren. Di tengah kehilangan tersebut, doa serta kenangan atas pengabdian almarhum menjadi pengingat akan pentingnya ilmu yang bermanfaat dan ketulusan dalam melayani masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain