Dukung Program Polisi Peduli Pendidikan, Wakapolres Karangasem Sampaikan 5 Pesan Kapolres Karangasem kepada Siswa-siswi MAN Karangasem

KARANGASEM | detikperistiwa.co.id 

Sesuai arahan dan seijin Kapolres Karangasem Wakapolres Karangasem melaksanakan kegiatan Polisi Peduli Pendidikan sebagai bagian dari Program Quick Wins Kapolri saat Upacara Bendera di MAN Karangasem. Pada Senin, (19/10/2026). Kegiatan dimulai pukul 07.10 Wita hingga selesai.

 

Wakapolres Karangasem Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos., bertindak sebagai Inspektur Upacara, untuk  mewakili Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kabag SDM Polres Karangasem AKP I Made Sudihartama, S.H.; Kasat Lantas AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, S.H., M.H.; Kanitkamsel Satlantas Ipda Walfrida Eduardo Pareira; Ps. Paur Subbagdalpers Aiptu I Wayan Mulianiati; serta personel Subbagdalpers Bag SDM, Satlantas, dan Satbinmas Polres Karangasem.

 

Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Wakapolres, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh siswa yang telah melaksanakan upacara dengan tertib dan penuh disiplin. Menurutnya, upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap Senin, melainkan latihan disiplin dan tanggung jawab, wujud penghargaan atas perjuangan para pahlawan, serta sarana menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara.

Kapolres menyampaikan lima pesan kepada para siswa:

Pertama, menjaga disiplin, mulai dari datang ke sekolah, mengikuti pelajaran, mematuhi tata tertib, menghormati guru, hingga disiplin dalam bermedia sosial.

-Kedua, menjauhi narkoba dan kenakalan remaja, serta tidak ikut-ikutan teman mencoba narkoba atau minuman keras yang dapat merusak masa depan.

– Ketiga, mencegah perundungan (bullying) dengan tidak mengejek, menghina, mengucilkan, atau melakukan kekerasan terhadap teman, serta menyelesaikan masalah dengan komunikasi yang baik.

– Keempat, bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar, tidak membuat konten yang merugikan orang lain, serta tidak melakukan penghinaan atau ancaman.

-Kelima, tidak melakukan tawuran dan tindakan kekerasan karena para siswa adalah generasi penerus bangsa yang masa depannya masih panjang.

 

Kapolres juga menegaskan komitmen Polri melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Polisi tidak hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga untuk berdialog, memberikan edukasi, mendengar aspirasi, dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban. Karena itu, para siswa diajak untuk tidak takut kepada polisi karena polisi adalah mitra dan sahabat masyarakat, termasuk bagi pelajar.

 

Apabila mengalami permasalahan, perundungan, atau melihat penyalahgunaan narkoba dan kekerasan, siswa diimbau menyampaikannya kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian dan tidak memendamnya sendiri. Kapolres juga mengajak siswa belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati orang tua dan guru, menjaga nama baik sekolah, serta mengisi masa muda dengan kegiatan positif.

 

“Masa depan adik-adik ditentukan oleh apa yang dilakukan hari ini. Jadilah generasi muda yang berkarakter, berprestasi, berdisiplin, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian penutup amanat Kapolres.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Karangasem berharap terjalin kedekatan antara polisi dan pelajar, serta tumbuh generasi muda yang disiplin dan terhindar dari pengaruh negatif.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain