Dorong Pedagang Naik Kelas, Bupati Lombok Timur Salurkan Bantuan Modal Lewat BAZNAS

Detikperistiwa.co.id – LOMBOK TIMUR – Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. Melalui program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sebanyak 60 pedagang Pasar Tenten Gandor SMART memperoleh tambahan modal usaha sebesar Rp1,5 juta per orang, Senin (19/10/2026).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, hadir langsung dalam penyaluran bantuan tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian komunitas pedagang Pasar Tenten Gandor SMART sebagai UMKM binaan BAZNAS, dengan harapan para pelaku usaha memperoleh dukungan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

Haerul mengatakan, keberadaan program bantuan yang menyentuh langsung pedagang kecil merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan penguatan ekonomi. Ia berharap bantuan tersebut tidak sekadar diterima, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk memperbesar peluang usaha dan meningkatkan penghasilan.

Bupati meminta para penerima mengelola dana secara cermat. Menurutnya, bantuan modal harus diprioritaskan untuk menunjang aktivitas berdagang, bukan digunakan membayar utang maupun keperluan yang tidak berkaitan dengan pengembangan usaha.

Ia juga mengingatkan bahwa peningkatan pendapatan perlu diiringi kepedulian sosial. Para penerima diharapkan dapat memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya terlebih dahulu, kemudian menyisihkan sebagian rezeki untuk zakat ketika telah memenuhi ketentuannya.

Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian pemerintah daerah adalah ketergantungan pelaku usaha kecil terhadap rentenir. Haerul berharap bantuan permodalan seperti ini dapat membuka alternatif pembiayaan yang lebih membantu pedagang, sehingga mereka tidak terus terbebani pinjaman yang berpotensi menghambat perkembangan bisnis.

Di luar urusan ekonomi, Bupati menekankan bahwa kenyamanan pasar juga harus menjadi tanggung jawab bersama. Ia meminta pedagang menjaga kebersihan lapak dan tidak membuang sampah plastik ke saluran air. Kondisi saluran yang dipenuhi sampah dinilai dapat mengganggu lingkungan serta meningkatkan risiko munculnya masalah kesehatan.

Haerul menyebut pemerintah daerah telah menyediakan tambahan anggaran untuk penanganan sampah. Ia meminta camat bersama jajaran terkait memastikan upaya menjaga kebersihan berjalan secara konsisten, dengan keterlibatan aktif masyarakat dan pedagang.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, lanjutnya, juga terus menjalankan program sosial yang telah dimulai sejak 2025. Bentuk dukungan tersebut antara lain bantuan bagi warga yang sakit dan program bantuan perumahan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Timur, Hamidi, menjelaskan bahwa bantuan permodalan ini merupakan bagian dari program Mustahik Mandiri Sejahtera, salah satu program unggulan BAZNAS di sektor ekonomi. Dana yang disalurkan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.

Hamidi menuturkan, program tersebut dirancang untuk membantu mustahik memperkuat kondisi ekonomi melalui kegiatan usaha produktif. Ia berharap para pedagang mampu menggunakan bantuan dengan tepat sehingga usaha mereka berkembang dan kesejahteraan keluarga meningkat.

Lebih jauh, BAZNAS ingin mendorong perubahan dari penerima zakat menjadi pihak yang kelak mampu menunaikan zakat. Menurut Hamidi, keberhasilan pemberdayaan bukan hanya terlihat dari jumlah bantuan yang tersalurkan, melainkan juga dari tumbuhnya kemandirian ekonomi penerima manfaat.

Penyaluran bantuan tersebut turut disaksikan Kapolres Lombok Timur, Kepala Kejaksaan Negeri, perwakilan Dandim 1615, Kapolsek, lurah, dan Camat Selong.

Melalui program ini, pemerintah daerah dan BAZNAS berharap pedagang Pasar Tenten Gandor SMART memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Bantuan modal tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi tumbuhnya UMKM yang produktif, mandiri, dan mampu berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Lombok Timur.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain