Jakarta – detikperistiwa.co.id
Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshall alias Hercules bersama kelompoknya menggeruduk Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN), Senin (19/10).
Kedatangan Hercules ini hanya berselang beberapa hari usai kuasa hukumnya menyerahkan uang Rp 800 juta yang konon ditemukan di dalam mobilnya.
Hercules didampingi Sekretaris Jenderal DPP GRIB Jaya Zulfikar mendesak jajaran kantor kementerian di bawah Menteri Nusron Wahid untuk menyelesaikan beberapa persoalan pertahanan.
“Kami meminta segera mengembalikan hak kembalikan HGB ini dan kembalikan hak milik,” ujar Hercules dengan nada tinggi dan tangan menuding-nuding.
Ia menyampaikan sengketa lahan di kawasan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta. Kemudian penyidikan dugaan korupsi pengurusan HGB lahan milik PT Summarecon di Kabupaten Bogor serta konflik kepemilikan tanah yang melibatkan PT Arjuna.
Hercules sempat diterima jajaran pejabat Kementerian ATR/BPN, antara lain Sekretaris Jenderal Dalu Agung Darmawan serta Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan Iljas Tedjo Prijono.
Sementara itu pada Kamis (15/10) lalu kuasa hukum Hercules menyerahkan uang Rp 800 juta kepada KPK. Kuasa hukum menyebutkan uang ditemukan di mobil Hercules dan tidak tahu asal usul uang tersebut.
Hercules dalam sebuah video amatir menyebutkan uang berkaitan dengan kasus lahan PT Summarecon di Kabupaten Bogor. Perkara itu, telah menjerat 8 orang di antaranya Presiden Direktur PT Summarecon Agung hingga politikus Partai Golkar skelaigus kepercayaan Nusron Wahid, Fad El Fouz atau Fahd A Rafiq.













