Bireuen – detikperistiwa.co.id
Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (IPSH) melakukan observasi di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian untuk menyusun peta jalan (roadmap) adaptasi sosial masyarakat pascabencana.
Tim tersebut dipimpin oleh Dr. Ary Widiyanto, bersama Dr. Maurice Rogers, Handoyo, M.Si., Dr. Tri Sulistyati Widyaningsih, Rizki Bagus Prasetio, M.H., dan Dr. Edwin Martin.
Kedatangan tim disambut oleh Keuchik Gampong Alue Kuta, Habibullah, bersama Ketua Tuha Peut dan Bendahara Gampong. Dalam kunjungan itu, tim juga menyerahkan bingkisan kepada para pengungsi di Dusun Matang Pasi, Gampong Alue Kuta.
Observasi ini dilakukan untuk mendukung penelitian mengenai kehidupan sosial masyarakat setelah bencana. Melalui penelitian tersebut, kondisi warga dan tantangan yang mereka hadapi menjadi bagian penting dalam memahami proses adaptasi masyarakat di wilayah terdampak.
Bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga dapat mengganggu mata pencaharian serta aktivitas ekonomi keluarga. Kondisi tersebut membuat pemulihan masyarakat membutuhkan perhatian yang tidak terbatas pada perbaikan fisik, tetapi juga pada keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan dalam penyusunan peta jalan adaptasi sosial masyarakat pascabencana. Dengan memahami kondisi di lapangan, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan arah pemulihan ke depan.
Selain melaksanakan observasi, pemberian bingkisan kepada pengungsi di Dusun Matang Pasi menjadi bagian dari kunjungan tim di Gampong Alue Kuta. Kehadiran dan perhatian terhadap warga terdampak merupakan hal yang penting di tengah proses pemulihan kehidupan setelah bencana.
Bagi masyarakat yang terdampak, bangkit dari bencana bukanlah perkara mudah. Selain memperbaiki tempat tinggal dan lingkungan, warga juga perlu kembali membangun penghidupan serta menata kehidupan keluarga agar dapat berjalan seperti sediakala.
Detik Peristiwa













