Majalengka – detikperistiwa.co.id
Jamaah haji asal Kabupaten Majalengka siap mengikuti ibadah haji tahun 2024, hal tersebut dibuktikan dengan kegiatan bimbingan manasik haji. Sekitar 1.182 orang jamaah haji asal Kabupaten Majalengka mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Masjid Al Imam Majalengka pada Selasa (30/04/24) selama dua hari dengan pemateri dari Kantor Kemenag, Anggota DPR RI dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka.
Nampak hadir Pj Bupati Majalengka diwakili Sekda Majalengka H Eman Suherman, Ka Kemenag dan jajarannya, Anggota DPR RI Fraksi PKB, KH Maman Imanulhaq, Ketua DPRD, Kapolres, Kejari, Dandim 0617 Majalengka, KH Sarkosi Subki, Asda 1, Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran, Kabag Kesra, pejabat eselon 4 Kemenag, Camat Majalengka dan Forkopimcan, Direktur Utama BIJB Kertajati, Ketua FKUB, Ketua KBIHU lingkungan Kemenag Majalengka, petugas Haji dan tamu undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kepala Kemenag Majalengka H. Agus Sutisna mengatakan bahwa kami siap mengantarkan calon jamamah haji asal Kabupaten Majalengka dengan Tagline “Haji Indonesia Ramah Lansia”, paparnya.
Kemudian, maksud dan tujuan dilaksanakannnya kegiatan ini adalah yang pertama dengan bimbingan manasik haji maka akan mempersiapkan jamaah secara spiritual karena mereka harus banyak belajar dan belajar.
Kemudian yang kedua, sambung dia dengan bimbingan haji para jamaah haji tahu bahwa ibadah haji adalah ibadah yang secara khusus dan pentingnya menjalankan ibadah haji dan para jamaah haji bisa memahami tata cara yang harus dilakukan selama ibadah haji. Sebab ada rukun haji, ada wajib, ada sunah dan makruh ketika melakukan hal hal yang tidak boleh dilakukan.
Ketiga mendapat pengetahun tentang keselamatan dan kesehatan akan membantu dalam menjalankan ibadah dengan lancar.
Keempat tujuannya adalah untuk memberikan pemaham logistik perjalanan haji, membantu menghadapi tantangan ibadah haji karena ketika kita berada di tanah suci situasi dan kondisi akan berubah tempat dan saatnya harus mengikuti tata cara Negara Saudi.
Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi PKB, KH.Maman Imanulhaq mengucapkan terimakasih atas nama DPR RI atas kinerja Kemenag Majalengka khususnya urusan Haji.
Sambung dia, manasik ini bukan hanya ritual yang harus diikuti oleh calon jamaah haji tetapi kepada bagaimana mereka secara psikologi mempersiapkan diri, lalu bagaimana adaptasi suhu di Saudi Arabia, bagaimana mempersiapkan diri naik pesawat, ke hotel dan lain sebagainya.
“Jadi menurut saya jamaah haji itu harus bahagia, ” terangnya.Sementara itu, Kasi Haji Kemenag Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur mengatakan bahwa antusias warga Majalengka untuk menunaikan haji menurun.
“Data yang diperoleh dari pendaftaran di tahun 2023 dari angka 1000 an mengundurkan diri hampir setengah nya. Ini karena faktor biaya dan daftar tunggu yang lama antara 15-20 tahun. Namun harus diingatkan juga bahwa menunaikan ibadah haji itu wajib dan masyarakat bukan hanya menunaikan ibadah umroh berkali kali akan tetapi harus juga mendaftar untuk beribadah haji, ‘ tutupnya.
(Aboen)


