KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Guna memastikan kekhidmatan dan keamanan umat dalam menjalankan ibadah, jajaran Polsek Bebandem menggelar kegiatan Rembug Warga dan Problem Solving di Pura Paibon Dadia Arya Kuta Waringin, Banjar Dinas Desa Tengah, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, pada Minggu (1/1/2026) siang.
Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari sistem peringatan dini (early warning system) untuk memitigasi potensi gangguan kamtibmas menjelang rangkaian upacara Piodalan yang bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi.
Pertemuan dialogis ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bebandem AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., didampingi Wakapolsek IPTU I Wayan Budiyasa, Ps. Kanit Binmas AIPTU I Ketut Surawan, dan Bhabinkamtibmas Desa Bebandem Aiptu I Ketut Wirawan. Kehadiran pihak kepolisian disambut hangat oleh Keliang Dadia Arya Kuta Waringin I Ketut Wijana, Penyarikan I Kadek Dana, Sekretaris I Ketut Agus Sumardika, serta perwakilan warga pengurus dadia.
Dalam rembug tersebut, pengurus dadia menyampaikan sejumlah aspirasi dan kekhawatiran masyarakat, di antaranya terkait potensi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di areal parkir serta pencurian barang berharga/punia milik pemedek di tengah padatnya konsentrasi massa. Selain itu, warga juga menyoroti potensi kemacetan lalu lintas di jalur masuk pura akibat tingginya mobilitas masyarakat saat puncak prosesi upacara adat.
Merespons hal tersebut, Kapolsek Bebandem AKP I G.N.B. Suastawan menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal jalannya Piodalan secara melekat. Pihak Polsek Bebandem telah menyiapkan empat langkah strategis penanganan: penerbitan ploting pengamanan terpadu (personel terbuka dan tertutup), optimalisasi pengamanan swakarsa melalui koordinasi erat Bhabinkamtibmas dengan Pecalang Dadia untuk memperketat pengawasan pintu masuk dan kantong parkir, peningkatan intensitas patroli dialogis oleh Unit Samapta pada jam-jam rawan, serta penyampaian imbauan kamtibmas preventif secara berkala agar pemedek selalu menggunakan kunci ganda kendaraan dan tidak memakai perhiasan berlebihan.
“Kehadiran kami di sini adalah sebagai fasilitator dan mitra kerja masyarakat. Melalui sinergi yang kuat antara Polri, Pecalang, dan Pengurus Dadia, kita bersama-sama mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga umat dapat bersembahyang dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ujar Kapolsek Bebandem.
Kegiatan rembug warga yang berlangsung interaktif ini berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Semangat Polisi Bersama Masyarakat yang tercermin dalam kegiatan ini menegaskan kesiapan penuh seluruh elemen dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Bebandem tetap kondusif.
Sby







