Tambang Rakyat Buat Rakyat Bertahan, Janji Bupati Belitung Timur 10 Ribu Tenaga Kerja Belum Ada .
BELITUNG TIMUR – Janji politik Bupati Belitung Timur tentang 10 ribu tenaga kerja hingga kini belum juga terealisasi. Sementara itu, masyarakat kecil di Kabupaten Belitung Timur masih harus bertahan hidup dari tambang timah rakyat.
Di tengah ekonomi yang serba susah saat ini, tambang timah rakyat, terutama di wilayah pesisir pantai, menjadi satu-satunya tumpuan hidup bagi ribuan keluarga. Dari hasil menambang itulah warga menghidupi keluarga, menyekolahkan anak, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau bukan dari timah, kami mau makan apa? Kerjaan lain tidak ada. Semua serba mahal sekarang,” ujar seorang penambang rakyat di pesisir Beltim, Selasa (4/11/2026).
Warga inisial (DO) menilai, janji 10 ribu tenaga kerja yang pernah disampaikan saat kampanye belum memberikan bukti nyata. Lapangan kerja yang dijanjikan belum dirasakan, sementara mata pencaharian utama mereka justru semakin sulit.
“Kami bukan minta yang macam-macam. Tepati saja janjinya. Kalau memang 10 ribu tenaga kerja itu ada, kami tidak akan ngotot menambang. Tapi sampai sekarang belum ada,” tambahnya.
Masyarakat berharap Pemerintah Daerah Belitung Timur tidak hanya melarang tambang rakyat, tetapi juga menghadirkan solusi dan lapangan kerja pengganti yang nyata.
Selama pekerjaan pengganti belum ada, warga meminta tambang timah rakyat kecil di pesisir pantai Belitung Timur tetap diberi ruang, agar mereka bisa terus mempertahankan hidup.ptytsl
Detikperistiwa.







