Semangat Prajurit Kodim 1617/Jembrana Laksanakan Latihan Menembak Triwulan ll TA 2024

Jembrana | detikperistiwa.co.id

Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak prajurit, jajaran Kodim 1617/Jembrana melaksanakan latihan menembak senjata ringan Triwulan II TA 2024. di Lapangan Tembak, Banjar Ambyarsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kamis (21/6/2024).

Di kesempatan ini, Pasi Ops Kodim 1617/Jembrana, Kapten Czi Ida Bagus Made Putra mengatakan, menembak merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI.

“Untuk itu agenda latihan berkelanjutan ini harus dilaksanakan dengan serius dan penuh semangat, terutama pada saat menembak,” ujarnya.

Pasi Ops juga mengatakan tak kalah pentingnya yang perlu di perhatikan adalah paduan antara pernapasan, bidikan dan tekanan picu merupakan sebuah sinkronisasi tubuh untuk mendapat hasil perkenaan yang tepat sasaran.

Terlihat jelas semangat Babinsa mengikuti tahapan latihan tersebut, dengan selalu disiplin dan mematuhi segala instruksi, dan mekanisme latihan serta senantiasa memerhatikan faktor keamanan.

Sehingga latihan menembak senjata ringan semester Il TA 2024 hari ini dapat terlaksana sesuai prosedur dan berjalan aman dan lancar.

 

Saat di konfirmasi, Komandan Kodim 1617/Jembrana Letkol Inf M. Adriansyah S.I.P Menyampaikan Latihan menembak ini merupakan kegiatan rutin yang sudah terprogram setiap tiga bulan, dan hari ini kita menembak pada Semester II ” kata Dandim.

 

Dandim mengatakan, tujuan pelaksanaan latihan menembak untuk mengasah dan memelihara kemampuan menembak prajurit Kodim 1617/Jembrana.

 

Menurut Dandim, melalui pelatihan tersebut diharapkan setiap prajurit mampu dan mahir dalam menembak, karena kemampuan menembak merupakan salah satu kemahiran utama yang harus dimiliki oleh setiap prajurit.

 

“Dalam latihan menembak hal utama yang harus diperhatikan dan yang terpenting adalah faktor keamanan. Latihan berhasil bila pencapaian maksimal dan tidak ada gangguan atau kecelakaan dalam latihan,” ujarnya.

 

Dandim juga berharap kepada seluruh prajurit, untuk mengikuti latihan dengan serius, agar kemampuan menembak tetap terpelihara meskipun sudah di satuan teritorial.

 

“Ikuti arahan dari koordinator, agar tidak terjadi kesalahan fatal yang mengakibatkan timbulnya kerugian personel dan materiel,” harapnya.

 

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *