Hardiknas 2026, UPT SPF SD.Inpres Tamangapa Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Targetkan Adiwiyata Mandiri

Makassar,detikperistiwa.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah UPT SPF SDI Tamangapa Makassar, Sumardani, S.Pd., Gr., menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang di peringati setiap 2 Mei, harus menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Hal itu disampaikan Sumardani menanggapi tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Kamis (30/4/2026).

Menurut dia, salah satu tantangan yang masih kerap terjadi di lapangan adalah adanya kesalahpahaman antara pihak sekolah dan orang tua dalam menangani persoalan peserta didik. Ia menilai, kurangnya komunikasi menjadi faktor utama munculnya perbedaan persepsi tersebut.

“Masih ada orang tua yang belum memahami secara utuh kondisi anaknya di sekolah. Ketika muncul persoalan, sekolah seringkali langsung disorot. Padahal tidak semua masalah bersumber dari lingkungan sekolah,” ujar Sumardani.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara guru dan orang tua. Karena itu, sinergi keduanya dinilai menjadi kunci dalam menciptakan proses pembelajaran yang optimal.

“Guru memiliki keterbatasan dalam pengawasan di sekolah, sementara orang tua berperan penting di rumah. Kolaborasi ini harus diperkuat,” katanya.

Sumardani juga menekankan pentingnya penerapan pendidikan yang inklusif di lingkungan sekolah. Menurutnya, setiap peserta didik, termasuk siswa dengan kebutuhan khusus, harus mendapatkan layanan pendidikan yang setara tanpa diskriminasi.

“Di sekolah kami juga terdapat siswa inklusi, sehingga pendekatan pembelajaran tentu harus disesuaikan. Dibutuhkan kesabaran dan metode yang tepat agar semua siswa bisa mengikuti proses belajar dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, prinsip keadilan dan pemerataan menjadi bagian penting dalam implementasi pendidikan, sejalan dengan tema Hardiknas tahun ini.

Di sisi lain, Sumardani memaparkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang II di UPT SPF SD Inpres Tamangapa yang berlangsung selama empat hari. Kegiatan tersebut diikuti oleh 39 peserta didik dengan sistem pembagian sesi setiap harinya.

“Hari pertama dilaksanakan Bahasa Indonesia, kemudian dilanjutkan Matematika. Pelaksanaan dibagi dalam beberapa sesi agar lebih efektif,” jelasnya.

Ia menyebutkan, capaian hasil belajar siswa secara umum telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Meski demikian, pihak sekolah masih menghadapi kendala keterbatasan sarana, khususnya perangkat pembelajaran berbasis digital seperti Chromebook, serta gangguan jaringan internet saat pelaksanaan kegiatan.

“Fasilitas masih terbatas sehingga pelaksanaan harus dilakukan bertahap. Ini menjadi perhatian ke depan,” ujarnya.

Selain fokus pada peningkatan mutu akademik, UPT SPF SD Inpres Tamangapa juga tengah berupaya meraih predikat Adiwiyata Mandiri. Upaya tersebut dilakukan dengan memenuhi sejumlah indikator yang melibatkan seluruh warga sekolah, termasuk guru, siswa, dan orang tua.

“Kami sedang berproses menuju Adiwiyata Mandiri. Ada 24 indikator yang harus dipenuhi dan itu membutuhkan kerja sama semua pihak,” katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya berfokus pada lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

“Ini bukan hanya program sekolah, tetapi gerakan bersama. Harus ada keterlibatan semua pihak, termasuk komite dan orang tua,” ujarnya.

Sumardani menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menerapkan prinsip keadilan dalam pendidikan tanpa diskriminasi terhadap seluruh peserta didik.

“Semua siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” tegasnya.

Ia berharap momentum Hardiknas 2026 dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis target peningkatan mutu pendidikan, termasuk Adiwiyata Mandiri, dapat tercapai,” tutupnya.(niar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *