Bireuen – detikperistiwa.co.id
Wetland Foundation (AWF) menggelar kegiatan pameran produk-produk hasil kerajinan tangan.
Kerajinan tangan itu berbahan baku dari tumbuhan lahan basah di Paya Nie, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan tersebut berlangsung di objek wisata Paya Nie, Gampong Blang Mee, Kecamatan Kutablang, mulai pada hari ini Jumat 23 hingga Minggu 25 Februari 2024, dengan mengangkat tema “Lahan Basah untuk Kesejahteraan Manusia”
Sejumlah produk kerajinan tangan yang dipamerkan antara lain tas, dompet, kotak tisu, pot bunga, kantong belanja, tas laptop, dan gantungan kunci dan lain-lain.
Selain itu, sejumlah kuliner tradisionsl juga dipamerkan, seperti sajian khas dari hutan mangrove dan hutan gambut.
Selanjutnya ada lomba demo mengayam, lomba memasak ikan paya, pentas seni rapai dan nonton bareng film dokumenter Paya Nie.
Sedangkan khusus untuk pelajar disediakan kelas edukasi lahan basah.
Selain menampilkan sejumlah produk kerajinan tangan dan perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan Andie Seuramoe Reggae.
Amatan awak media sebanyak 8 stand ikut meramaikan pameran produk lahan basah Paya Nie.
Kedelapan stan tersebut yaitu Stand Linkungan Hidup Pemkab Pireuen, Stand Kerajinan Gambut, Stand Ruang Edukasi Lahan Lasah, Stand Makanan dan Minuman Magrove, Sand Bank Aceh, Stand Camp Uteun, Stand Ikan Paya.
Kegiatan Pameran ini turut didukung oleh Pemkab Bireue, Gampong Blang Mee, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Aceh Native, Backkaru, Beujroh, Apel Green Aceh, Magrove Food, Nasa Studio, PIM, Pertamina, BPMA, Bank Aceh dan Medco E&P.
Diharapkan dengan adanya pameran ini dapat memperkenal produk-produk kerajinan tangan yang bahan bakunya dari lahan basah Paya Nie.


