Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Hadiri Musyawarah Penetapan APBK di Kampung Merah Mege

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Babinsa Koramil 07/Atu Lintang, Serda Zikran Sahadat, menghadiri Musyawarah Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK) yang digelar di Balai Desa Kampung Merah Mege, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa 13 Januari 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan dan penetapan anggaran kampung untuk tahun berjalan.

Musyawarah penetapan APBK ini bertujuan untuk membahas serta menyepakati rencana penggunaan anggaran kampung agar sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan desa. Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap proses perencanaan pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Selain Babinsa Koramil 07/Atu Lintang, kegiatan musyawarah tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Atu Lintang, Bhabinkamtibmas, pendamping lokal desa, petue kampung, imam kampung, ketua kader Posyandu dan Posbindu, ketua pemuda, Tim 11 RKP, Linmas kampung, Kepala TPA Al-Muhajirin, serta sejumlah tokoh masyarakat Kampung Merah Mege.

Dalam musyawarah tersebut, peserta rapat secara bersama-sama membahas program-program prioritas kampung yang akan dibiayai melalui APBK, termasuk bidang pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan kemasyarakatan, serta penyelenggaraan pemerintahan kampung. Setiap unsur yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan masukan demi penyempurnaan perencanaan anggaran.

Babinsa Koramil 07/Atu Lintang, Serda Zikran Sahadat, menegaskan pentingnya musyawarah sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia juga mengimbau agar anggaran kampung yang telah ditetapkan nantinya dapat digunakan secara tepat sasaran dan bertanggung jawab demi kesejahteraan warga.

Menurutnya, keterlibatan semua unsur masyarakat dalam musyawarah APBK sangat penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman serta memastikan program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi rapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh peserta mengikuti musyawarah dengan penuh perhatian hingga penetapan APBK dapat disepakati bersama.

Dengan terlaksananya musyawarah ini, diharapkan pelaksanaan pembangunan dan program kampung di Kampung Merah Mege dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(#)