Babinsa Koramil 08/SN Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat di Terang Engon

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Personel Babinsa Koramil 08/SN, Serka Habinsar, bersama warga melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di Desa Terang Engon, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis (25/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, menyusul rusaknya jembatan darurat lama yang terbawa arus air sungai akibat debit air yang meningkat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya cepat untuk memulihkan akses penghubung antardusun yang terputus setelah jembatan darurat sebelumnya hanyut diterjang arus sungai yang cukup deras. Putusnya akses itu sempat menghambat mobilitas warga, termasuk aktivitas menuju kebun, sekolah, dan akses ke fasilitas umum.

Serka Habinsar menyampaikan, gotong royong dilakukan karena jembatan darurat merupakan satu-satunya akses sementara yang dapat digunakan masyarakat untuk menyeberang sungai. Oleh karena itu, pembangunan kembali jembatan dilakukan secara swadaya dengan memanfaatkan material seadanya sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

“Pembuatan jembatan darurat ini bersifat sementara agar aktivitas warga bisa kembali berjalan. Kami bersama masyarakat bergotong royong agar akses tidak terputus terlalu lama,” ujar Serka Habinsar di sela kegiatan.

Menurut keterangan warga setempat, jembatan darurat lama hanyut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir sehingga debit air sungai meningkat secara signifikan. Arus yang kuat membuat konstruksi jembatan tidak mampu bertahan.

Kepala Desa Terang Engon mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam membantu masyarakat mengatasi dampak kerusakan infrastruktur akibat cuaca ekstrem. Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera melakukan peninjauan lapangan untuk membangun jembatan yang lebih permanen dan aman bagi warga.

Selain membangun jembatan darurat, Babinsa Koramil 08/SN juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan berhati-hati saat melintasi sungai, terutama ketika debit air kembali meningkat. Warga diminta tidak memaksakan diri menyeberang jika kondisi arus sungai dinilai membahayakan.

Kegiatan gotong royong tersebut mencerminkan sinergi TNI dan masyarakat dalam menangani permasalahan di wilayah binaan, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga Desa Terang Engon.

Hingga Kamis siang, pembangunan jembatan darurat masih terus dilakukan dengan melibatkan warga setempat. Jembatan sementara itu ditargetkan dapat segera digunakan agar akses transportasi warga kembali normal sambil menunggu solusi jangka panjang dari pemerintah daerah melalui koordinasi dengan pihak terkait di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah.(#)