Aceh Tengah-detikperistiwa.co.id
Pada akhir November 2025, Provinsi Aceh (dan sebagian wilayah Sumatra Utara serta Sumatra Barat) dilanda bencana hidrometeorologi parah, berupa banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor. Kejadian ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang berlangsung sejak sekitar 25 November 2025, dengan puncak dampak signifikan terjadi pada 26 November 2025.
Bencana ini termasuk salah satu yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir di wilayah Sumatra, menyebabkan kerusakan infrastruktur luas (seperti jembatan putus, jalan terisolasi, rumah hanyut, sekolah, masjid, dan fasilitas umum rusak), serta dampak kemanusiaan yang besar. Hingga pertengahan Desember 2025, data korban di Aceh saja mencatat ratusan jiwa meninggal dunia, puluhan hilang, ribuan luka-luka, dan puluhan ribu warga mengungsi. Total korban meninggal di tiga provinsi terdampak bahkan mencapai ratusan hingga mendekati seribu jiwa menurut laporan BNPB dan berbagai sumber.
penyerahan
bantuan kemanusiaan dari PT Kencana Hijau Binalestari (KHBL) kepada Pemerintah Provinsi Aceh. Acara ini berlangsung di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, Aceh, pada 28 Desember 2025.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Mayjen TNI (Purnawirawan) Soenarko sebagai perwakilan perusahaan, dan ditujukan untuk meringankan beban korban pasca longsor serta banjir bandang di Aceh Tengah. Kontainer yang terlihat berisi barang-barang logistik (seperti paket bantuan dalam kardus dari berbagai merek) dimuat di dalam kontainer TEMAS, dengan spanduk bertuliskan:
> “BANTUAN KEMANUSIAAN PT KENCANA HIJAU BINALESTARI untuk Korban Bencana Alam Provinsi Aceh”
Ini merupakan salah satu bentuk respons cepat dari sektor swasta untuk mendukung upaya pemulihan masyarakat Aceh yang masih dalam fase pasca-darurat. Pemerintah Provinsi Aceh menyambut baik bantuan semacam ini, karena distribusi logistik ke daerah terisolasi masih menjadi tantangan besar pasca-bencana.
Aksi kepedulian seperti ini sangat berarti bagi korban yang mengalami kehilangan rumah, mata pencaharian, dan trauma pasca-bencana,
semoga pemulihan Aceh berjalan lancar dan cepat.


