Jembrana | detikperistiwa.co.id
Guna mengedukasi generasi muda Hindu sejak dini, Bhabinkamtibmas Desa Pulukan Aiptu I Dewa Putu Arta bersama tokoh adat menggelar Pasraman Kilat Tingkat SD dengan mengajarkan cara membuat anyaman kelabang janur, serta canang sari, bertempat di Wantilan Pura Puseh Desa Pulukan, pada Kamis, 28/8/2025.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Jro Bendesa Adat Pulukan beserta staf adat, para kelian adat dari tiga banjar, prajuru adat, para guru SD se-Desa Pulukan, beserta anak-anak peserta pasraman.
Kegiatan yang mengusung tema “Kita Cerdaskan dan Tingkatkan Cradha Bakti Generasi Muda Hindu” ini diikuti oleh siswa-siswi tingkat SD se-Desa Pulukan. Dengan penuh semangat, anak-anak diajarkan cara menganyam bambu menjadi klakat, membuat ulat ketupat dari janur, serta merangkai canang sari sebagai bentuk bakti dan pelestarian budaya Bali.
Pasraman kilat ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Pekutatan Kompol Putu Suarmadi, S.H., agar Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai pendidik dan motivator bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Mereka menyambut baik langkah Polri yang turut melestarikan kearifan lokal melalui edukasi budaya.
Jro Bendesa Adat Pulukan, I Ketut Sarta, menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang ikut turun langsung mendidik anak-anak. Apa yang diajarkan beliau lebih cepat diserap dan anak-anak merasa dekat dengan sosok polisi,” ujarnya.
Selain mengajarkan keterampilan tradisional, Aiptu I Dewa Putu Arta juga memberikan pesan kamtibmas agar anak-anak sejak dini terbiasa hidup rukun, gotong royong, serta menjaga lingkungan. Ia juga mengingatkan warga agar tidak ragu menghubungi layanan darurat polisi di nomor 110 bila membutuhkan bantuan.
Selama kegiatan berlangsung berjalan aman dan kondusif ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polri, khususnya Polres Jembrana, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendidik, membimbing, dan mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui pelestarian budaya lokal.
Sby