Banda Aceh – detikperistiwa.co.id
Bupati Bireuen, Mukhlis membahas percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana saat bertemu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Banda Aceh, Jumat malam (6/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mukhlis didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Bireuen, Fadli Abdullah, serta Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Doli Mandian.
Pertemuan itu membahas langkah-langkah strategis untuk mempercepat pembangunan hunian tetap bagi warga yang terdampak bencana di Kabupaten Bireuen.
Mukhlis menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk terus mendorong percepatan pembangunan hunian tetap agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Menurutnya, pembangunan hunian tetap merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam upaya pemulihan kondisi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga pascabencana.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan hunian tetap ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Dukungan serta arahan dari pemerintah pusat tentu menjadi energi besar bagi kami untuk mempercepat proses ini,” ujar Mukhlis.
Sementara itu, Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas langkah dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya yang terdampak bencana.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan di daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga pembangunan hunian tetap di Kabupaten Bireuen dapat berjalan efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan pembangunan hunian tetap di Kabupaten Bireuen dapat segera terealisasi dan membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
(Erna)


