Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan Sat Polairud Polres Jembrana Pasang Bendera Peringatan di Teluk Gilimanuk

Jembrana | detikperistiwa.co.id

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Jembrana melaksanakan kegiatan pemasangan bendera peringatan rawan berenang di kawasan pesisir wisata Water Bee, Teluk Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, pada Jum’at (29/8/2025).

Kegiatan yang dipimpin Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, S.Sos, tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas, TNI AL Pos Gilimanuk, serta Kelompok Wisata Teluk Gilimanuk. Pemasangan bendera dilakukan sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat dan wisatawan agar lebih memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di laut.

 

“Bendera merah-kuning dipasang sebagai tanda bahwa kawasan Water Bee termasuk zona nyaman untuk berenang, tetapi dengan batas tertentu. Wisatawan diimbau tidak melewati batas aman karena pada kedalaman tertentu terdapat bintang laut jenis bulu babi yang dapat melukai,” kata AKP I Putu Suparta di Gilimanuk.

 

Selain bendera, pihaknya juga memasang papan himbauan keselamatan dan mengingatkan wisatawan untuk selalu berhati-hati, menggunakan pelampung saat menaiki perahu wisata, serta tetap berada dalam pengawasan petugas dan kelompok masyarakat wisata tirta setempat.

 

Menurut dia, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri bersama instansi terkait dalam mendukung keamanan dan kenyamanan wisatawan. “Kami ingin wisatawan lebih waspada dan memahami kondisi laut, sehingga kegiatan wisata dapat berlangsung aman dan menyenangkan,” ujarnya.

 

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Sat Polairud. Menurutnya, pemasangan bendera peringatan dan papan imbauan penting dilakukan agar masyarakat dan wisatawan mendapat informasi mengenai kondisi perairan serta potensi bahaya yang ada.

 

“Dengan upaya ini, diharapkan potensi terjadinya kecelakaan laut bisa ditekan, sehingga kunjungan wisatawan ke Jembrana, khususnya ke Gilimanuk, dapat semakin meningkat,” katanya.

 

Kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat serta kelompok wisata lokal. Upaya ini juga menjadi bagian dari sinergi antarinstansi untuk menciptakan kawasan wisata bahari yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

 

 

 

 

(Sby / zed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://detikperistiwa.co.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240311-WA0045.jpg