Majalengka – detikperistiwa.co.id
Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke 60, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majalengka kembali menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, kepada Direktur RSUD Majalengka, dr. Erni Harleni, MARS pada acara Festival Inovasi Kesehatan atau Health Innovation Fest (HI-Fast) di Jakarta International Convention Centre, Jakarta.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Majalengka ke level yang lebih baik lagi, kami semakin bersemangat untuk memberikan pelayanan berkualitas kepada pasien, terutama dengan mengedepankan inovasi-inovasi yang terbukti bermanfaat bagi masyarakat dan rumah sakit,” ujar dr. Erni.
Penghargaan yang diraih RSUD Majalengka kali ini diberikan dalam kategori Digital Maturity Index (DMI), sebuah alat ukur komprehensif yang menilai tingkat kematangan digital di sektor kesehatan Indonesia.
Menurut dr. Hj. Erni Harleni, DMI bukan sekadar angka, melainkan cerminan kemajuan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pelayanan kesehatan.
“Pada level sekarang para Profesional Pemberi Asuhan (PPA) di RSUD Majalengka dapat memantau pasien secara real-time selama ada koneksi internet, dan kami, sebagai pimpinan, juga dapat memantau kehadiran serta aktivitas seluruh pegawai dari luar rumah sakit,” jelasnya.
“Alhamdulillah, level DMI RSUD Majalengka kini mencapai 4,65, mengalami peningkatan signifikan di mana tahun 2022 hanya 1,95,” tambah dr. Erni.
Ia juga menjelaskan bahwa rekam medis elektronik (RME) RSUD Majalengka telah teregistrasi dengan platform Satu Sehat Mobile. Setiap pasien yang sudah mendapatkan layanan di RSUD Majalengka dapat memverifikasikan identitas “KYC (Know Your Customer) di RSUD Majalengka. KYC adalah proses verifikasi identitas pasien,” tuturnya.
Dengan demikian, lanjut dia, rekam medis pasien dapat diakses oleh rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain yang terhubung dengan satu sehat.
“Hal ini memudahkan pasien saat berobat di tempat lain karena riwayat medis dari RSUD Majalengka dapat langsung dilihat, yang pada akhirnya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan kesehatan,” tutupnya. ( Aboen)


