KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Gelaran Turnamen Mobile Legend Kapolres Karangasem Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi para gamers muda, tetapi juga menjadi berkah bagi sektor ekonomi kerakyatan. Memasuki hari terakhir sekaligus babak final. Pada Minggu, (29/3/2026).
Geliat sektor UMKM lokal terpantau semakin ramai dan memadati area Mapolres Karangasem. Kehadiran ratusan peserta dan penonton dari berbagai wilayah di Karangasem memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi para pedagang lokal yang membuka stand di lokasi kegiatan.
Kapolres Pantau dan Dukung Produk Lokal
Di tengah kesibukan memantau jalannya babak final, Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., kembali menyempatkan diri untuk berkeliling mengunjungi stand-stand UMKM. Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Karangasem, beliau berdialog langsung dengan para pelaku usaha mengenai omzet dan respons pengunjung selama dua hari kegiatan.
“Kami ingin turnamen ini memiliki multiplier effect. Selain mewadahi hobi positif Gen Z, kita juga ingin membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal. Melihat stand-stand UMKM ini ramai pembeli, tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi kami,” ujar AKBP I Made Santika saat menyapa salah satu pedagang kuliner.
Kapolres juga tampak memberikan dukungan nyata dengan membeli beberapa produk UMKM dan membagikannya kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi. Hal ini pun mendapat sambutan hangat dari para pelaku usaha yang merasa sangat terbantu dengan adanya wadah berjualan di lingkungan Polres.
Inisiatif menghadirkan UMKM dalam turnamen e-sport pertama di jajaran Polda Bali ini dinilai sebagai langkah inovatif dalam merangkul komunitas ekonomi kreatif. Dengan menggabungkan olahraga digital dan pasar lokal, Polres Karangasem berhasil menciptakan ekosistem acara yang produktif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Hingga sore hari, aktivitas jual beli di area stand UMKM terus meningkat seiring dengan memuncaknya tensi pertandingan di babak final. Para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai sarana promosi produk lokal Karangasem.
Sby


