Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat kinerja Badan Usaha Milik Daerah dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Selaparang Finansial Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Labuhan Haji, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Haerul Warisin dan Moh. Edwin Hadiwijaya, bersama jajaran komisaris, direksi, serta perwakilan DPRD dan perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya pembenahan manajerial guna menjawab tantangan perusahaan, terutama terkait tingginya rasio kredit bermasalah dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang diperoleh. Ia menilai, ketidakseimbangan tersebut menjadi sinyal perlunya evaluasi menyeluruh terhadap strategi bisnis dan sistem pengawasan internal.
Manajemen diminta mengambil langkah lebih agresif namun tetap terukur, termasuk memperkuat sistem penagihan dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan khusus. Bupati juga mengingatkan bahwa BUMD memiliki tanggung jawab ganda, yakni menciptakan keuntungan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan strategis, termasuk rotasi jabatan dan perubahan struktur organisasi, harus berdasarkan kebutuhan perusahaan serta prinsip profesionalitas. Keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan juga dinilai penting agar arah kebijakan lebih tepat sasaran.
Di sisi lain, Komisaris Utama PT Selaparang Finansial, Muhammad Isra’I, menyampaikan bahwa perusahaan memang mencatat pertumbuhan kinerja dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun belum mencapai hasil optimal. Faktor eksternal seperti kondisi ekonomi nasional dan kebijakan fiskal disebut turut memengaruhi capaian tersebut.
Sementara itu, Direktur Utama Iva Nuril Solihani menjelaskan bahwa perusahaan tetap bertahan di tengah penurunan jumlah perusahaan modal ventura secara nasional. Dengan dukungan 25 karyawan, PT Selaparang Finansial terus melakukan perbaikan melalui restrukturisasi pembiayaan, pengetatan analisis kredit, efisiensi biaya operasional, serta penguatan sistem pengendalian internal.
Selain fokus pada penguatan bisnis, perusahaan juga aktif berkontribusi dalam program sosial daerah, termasuk bantuan bagi anak yatim, kegiatan keagamaan, serta dukungan bagi masyarakat kurang mampu.
RUPS ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan bagi PT Selaparang Finansial untuk menata ulang strategi, dengan harapan pada tahun mendatang terjadi peningkatan laba dan penurunan signifikan angka kredit bermasalah.(red)


