Ibu Sadriah Dikukuhkan sebagai Bunda Guru Bireuen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Akhlak Generasi Penerus

Bireuen – detikperistiwa.co.id

Ibu Sadriah, S.K.M., M.K.M. resmi dikukuhkan sebagai Bunda Guru Kabupaten Bireuen masa bakti 2025–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Bireuen, Kamis (29 Januari 2026).

Amanah besar kini berada di pundak Ibu Sadriah. Ia mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersinergi membangun generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dari sisi akhlak.

Dalam sambutannya, Ibu Sadriah menegaskan bahwa peran Bunda Guru bukan sekadar simbolis, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.

“Sebagai Bunda Guru Kabupaten Bireuen, saya memohon dukungan untuk tugas berat ini. Insyaallah tugas ini bisa kita pikul bersama, asalkan kita mau bersinergi semua pihak,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat lebih dari 3.000 guru yang bernaung di Kabupaten Bireuen. Menurutnya, kolaborasi dan kekompakan seluruh insan pendidikan menjadi kunci utama dalam memajukan dunia pendidikan di daerah tersebut.

Pada kesempatan itu, Ibu Sadriah juga berpesan kepada para guru yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Bireuen agar memberi pendidikan akhlak kepada generasi penerus dalam setiap proses pembelajaran.

“Saya sangat berharap generasi kita ke depan menjadi generasi yang berakhlak. Karena pendidikan bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter,” tegasnya.

Pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Bireuen ini dirangkai dengan pelantikan 78 pengurus PGRI Kabupaten Bireuen masa bakti 2025–2030 dan turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen serta perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen.

(Erna)