Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Lombok Timur mulai ditopang penguatan rantai pasok bahan pangan. Perusahaan daerah bidang pangan mengambil peran dengan menyiapkan suplai terencana untuk dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

PD Agro Selaparang memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama seperti ikan air tawar, beras mutu tinggi, dan air minum dalam kemasan. Seluruhnya diproyeksikan untuk menunjang operasional dapur MBG di berbagai titik layanan, Kamis (12/02/2026).
Berbasis operasional di Aikmel, perusahaan memanfaatkan hasil budidaya sendiri sekaligus menggandeng pelaku usaha perikanan lokal. Pola ini dinilai mampu menjaga kontinuitas pasokan sekaligus memberdayakan mitra di tingkat pembudidaya.
Direktur Operasional Sapardi menjelaskan bahwa aspek ketersediaan dan kesegaran bahan menjadi perhatian utama. Menurutnya, dapur layanan gizi membutuhkan suplai stabil agar penyajian makanan bagi penerima manfaat tidak terganggu.
Dari sisi penanganan, Direktur Umum M. Risnandar Hadi Surya menuturkan bahwa distribusi dilakukan dengan prosedur higienitas ketat. Produk segar dikirim menggunakan metode penyimpanan bersuhu terkontrol untuk mempertahankan kualitas hingga tiba di dapur pengolahan.
Langkah pengamanan mutu ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap risiko kerusakan bahan pangan yang dapat terjadi akibat penyimpanan kurang tepat. Setiap komoditas yang dikirim diklaim telah melalui proses seleksi kelayakan.
Sebagai badan usaha milik daerah di bawah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, perusahaan diharapkan tidak hanya menopang program sosial pemerintah, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Keterlibatan pelaku usaha setempat dinilai menjadi nilai tambah dalam menjaga keberlanjutan program gizi di Lombok Timur.(win)


