Taput – detikperistiwa.co.id
kepala desa beserta perangkatnya adalah orang yang bertugas menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dimana tempatnya menjabat. Untuk menjalankan roda pemerintahan tersebut tentunya ada tempat/pusat pelayanan, yakni, berupa kantor desa. Artinya, kantor desa harus difungsikan sebagai tempat untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat untuk berbagai kepentingan.
Tapi berbeda dengan kantor Desa Parsorminan 1 , Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, yang kerap kali didapati dalam keadaan kosong tanpa petugas.
Menurut penuturan masyarakat setempat, hampir setiap hari kantor desa di desanya dalam keadaan kosong tanpa petugas. Dirinya pun mengaku kesulitan jika ada keperluan untuk mengurus sesuatu yang berhubungan dengan pemerintah desa, lantaran tidak ada petugas,apa lagi siap istrahat makan siang.
Kru Media Mecoba berupaya untuk menghubungi kepala desa tersebut baik itu dari WA ataupun panggilan telepon tetap juga tidak ada juga respon baik hingga sampai naiknya pemberitaan ini,
Menurut informasi Masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengatakan “Kalau kantor memang selalu terbuka tapi perangkat Desanya yang selalu tidak ada,apa lagi kalau sudah habis makan siang itu kantor pasti kosong,kita kalau mau urus sesuatu terpaksa menunggu kapan perangkat atau kaurnya datanglah kalau ngak kita telfon dulu ungkapnya.
dia juga mengaku keberatan dengan kondisi demikian itu, dia berharap akan tumbuh kesadaran dari kepala desa beserta perangkat desa agar lebih aktif dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.
“Unang Holan Hepengna dohot Gajina Di pikkiri , perlu do tong Hami masyarakat on ikkon di pikkiri karejo malas,”(jangan hanya gaji duit dan gaji yang di pikirkan kami masyarakat ini juga perlunya harus di pikkiri) cetusnya dengan logat bahasa daerah setempat.
“Saya menyayangkan hal tersebut, seharusnya di kantor desa itu selalu siaga petugas untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Apa lagi kades, seharusnya selalu ada jika dibutuhkan. dan setiap piket harusnya standby dan bergantian jadi adapun urusan masyarakat tetap bisa di tangani pungkasnya”
(A.Sitompul)


