Maros, detikperistiwa.co.id – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro melayat ke rumah duka salah satu anggota Polri di lingkungan Pondok Pesantren Darul Istiqamah, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (10/03/2026).
Kapolda datang bersama rombongan didampingi Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya.
Kedatangan Kapolda Sulsel tersebut untuk menyampaikan langsung belasungkawa kepada keluarga almarhum yang semasa hidupnya menjabat sebagai Kasi Fasilitas Subdit Fasharkan Dit Polairud Polda Sulsel.
Dalam kunjungan duka itu, Kapolda Sulsel turut didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, Pejabat Utama Polres Maros, serta personel Dit Polairud Polda Sulsel dan Polres Maros. Mereka hadir memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan duka cita kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian salah satu personel terbaik Polri tersebut. Ia juga memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum agar tetap tabah menghadapi cobaan.
“Kami keluarga besar Polda Sulsel turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Djuhandhani.
Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan kehadiran Kapolda bersama jajaran merupakan bentuk empati dan penghormatan dari keluarga besar Polri terhadap anggota yang telah mengabdikan diri kepada institusi.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga seluruh amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Douglas.
Suasana duka tampak menyelimuti rumah duka. Sejumlah keluarga, kerabat, serta rekan kerja almarhum hadir untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir atas dedikasi serta pengabdian almarhum selama berdinas di institusi Polri.
Kehadiran Kapolda Sulsel bersama jajaran juga menjadi wujud solidaritas dan kepedulian keluarga besar Polri terhadap anggotanya, sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap kuat menghadapi musibah tersebut.(*)


