Kapolres Belitung Timur Geram, Giat Penertiban Tambang Ilegal Malam Hari Diduga Bocor
MANGGAR, BELTIM – Kapolres Belitung Timur dikabarkan geram setelah kegiatan penertiban tambang ilegal di pantai lalang nyiur melambai yang digelar pada malam hari diduga bocor. Informasi yang seharusnya tertutup, justru sampai kepada para pelaku tambang sebelum tim tiba di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tambang ilegal pantai lalang nyiur melambai terpantau sudah mulai beroperasi sejak sore hari. Namun, ketika tim gabungan Polres Belitung Timur mendatangi lokasi sekitar pukul 22.00 WIB, aktivitas tersebut sudah tidak ada sama sekali. Lokasi tambang terlihat sepi dan ditinggalkan begitu saja.
“Kami mendapat laporan sore mereka sudah mulai aktivitas. Tapi begitu tim ke lokasi jam 10 malam, sudah kosong. Tidak ada orang, tidak ada alat yang beroperasi. Jelas ini ada yang membocorkan informasi,” ujar salah satu sumber di internal yang enggan disebutkan namanya.
Kapolres Belitung Timur disebut sangat menyayangkan kejadian ini. Padahal, operasi penertiban tambang ilegal ini merupakan bagian dari komitmen Polres Beltim untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang merusak lingkungan.
Dugaan kebocoran informasi ini kini menjadi perhatian serius di jajaran Polres Beltim. Kapolres dikabarkan akan melakukan evaluasi internal dan menegaskan akan menindak tegas jika ada oknum yang bermain dan membocorkan rencana operasi kepada pihak luar.
“Kami tidak akan toleransi. Jika ada anggota yang terbukti membocorkan informasi, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas sumber tersebut menirukan arahan Kapolres.
Masyarakat berharap penertiban tambang ilegal tidak hanya sekadar formalitas, melainkan benar-benar dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu. Selain merusak lingkungan, aktivitas tambang ilegal juga dinilai merugikan negara dan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas Polres Belitung Timur belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kebocoran informasi tersebut.ptytsl
Detikperistiwa







