Karangasem | detikperistiwa.co.id
Dalam pelaksanaan Program Minggu Kasih Kapolres Karangasem AKBP I Nengah Sadiarta, S.I.K., S.H., M.K.P. Melaksanakan Mereresik (gotong royong mebersih) di areal Pura Pasar Agung Sibetan. Pada hari ini Minggu tanggal 28 Januari 2024 pukul 09.00 wita
Kehadiran Kapolres di dampingi oleh Jero mangku dan Para PJU polres Karangasem serta camat bebandem dan perbekel jungutan kemudian kapolres melaksanakan Persembahyangan bersama yang di Puput oleh Jro Mangku Kerti.
Dalam kesempatan tersebut jero Mangku memberikan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang meluangkan waktunya untuk hadir di Pura Pasar Agung untuk melakukan persembahyangan dan menjalankan Program Minggu Kasih, Dan apabila ada kata dan sambutan yang tidak berkenan mohon dimaafkan,” pungkas Jero mangku
Kedatangan Kapolres Karangasem pada intinya memperkenalkan diri serta menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan yaitu melalui Program Minggu Kasih sebagai ajang tali silaturahmi, guna mendekatkan Polisi dengan masyarakat serta meningkatkan interaksi dan menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam Kesempatan tersebut Kapolres mengucapkan ucapan terima kasih kepada semua pihak, karena sudah berkerja untuk menciptakan situasi yang tetap kondusif di Kecamatan Bebandem. Disampaikan juga karena letak geografis otomatis ada potensi kerawanan dan pihak kepolisian sudah mengantisipasi dengan menyiapkan peralatan dan akan berkordinasi dengan pihak Polda apabila terjadi Bencana.
Kapolres juga menyinggung terkait situasi Politik, di kecamatan Bebandem terdapat Perbedaan dalam hal pilihan, nantinya supaya tidak menjadi pemicu dalam kontestasi politik. “Mari kita bersama menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga situasi agar tetap aman.
Lebih lanjutnya dengan berkembangnya tekhnologi saat ini sangat cepat, revolusi industri, ada positif negatifnya, di harapkan yang negatif ini harus disikapi dengan bijak agar informasi yang ada bisa di filter/disaring. “Untuk itu mari kita bersama mengedukasi Masyarakat biar cerdas. Budaya yang bagus agar dilestarikan dan apabila budaya tidak bagus jangan dilestarikan, seperti kisah Mahabarata yang melestarikan budaya sehingga menjadi hancur.
Yang berpegang teguh pada budaya yang tidak tepat / tidak relevan saat ini. Polisi ada karena masyarakat sehingga perlu adanya kerjasama, kolaborasi, saling membantu. Tandas bapak kapolres karangasem.
Sby


