Kejagung Bertindak Basmi Korupsi Tata Niaga PT.Timah ,Meja Goyang Timah Kolektor Gelap Belitung Timur Tetap Aktifitas 

Detikperistiwa.co.id

Belitung Timur

Viralnya korupsi tata niaga PT.Timah namun  kolektor gelap meja goyang milik (Sh) inisial asal Kelapa Kampit , didusun rasau Kecamatan Gantung kab.Belitung Timur yang tetap beraktifitas. Siapa cukong dibalik semua ini. (18-April-2024)

Ekonomi Bangka Belitung yang berdampak kesemua sektor turun hingga 70%, kekusongan aktifitas pembelian biji timah oleh PT. Timah diluar IUP. Hal ini dimanfaatkan oleh kolektor gelap, dengan harga beli bervariasi . 90 ribu. 100 ribu sampai 120 ribu per-kg oc 72 . Sedangkan harga PT.Timah 160 ribu per-kg. Mereka juga bermain Oc . Keuntungan mereka per-kg bisa 60 sampai 70 ribu ini sangat fantastis, namun penambang dirugikan.

Masyarakat penambang menunggu  kepastian atau kebijakan hukum supaya segera diterbitkan IPR, agar mereka bisa menjual biji timah dan beraktifitas menambang kembali.

Ketua ASPETI (Asosiasi Penambang Timah Inkonpensional) yang tergabung di SEKBER (Seketariat Bersama) Ormas Belitung Timur yang beranggotakan 13 Ormas. Rudi Mudong mengatakan, hal ini terjadi karena kurangnya diskusi Forkompimda dengan masyarakat Belitung timur serta terlihat jelas ketidak seriusannya dalam mengatasi permasalahan yang ada di Belitung timur, bahkan jika pun ada diskusi diskusi mengenai permasalahan tambang timah di Belitung Timur saat ini, anehnya pertemuan diskusi tersebut selalu diadakan di kab. sebelah bukan di kab.sendiri.

Lebih lanjut Rudi Mudong bertanya, kemana orang orang hebat di Forkompimda Belitung Timur atau memang sebentar lagi Belitung Timur akan bergabung kembali ke Belitung induk, sebaiknya Belitung Timur kembali ke Belitung induk sebab beberapa kali ganti Bupati serta gonta ganti pejabat pun sama saja bahkan makin hari Belitung Timur makin jauh terbelakang dari Kabupaten lain, ujar Rudi Mudong.(Ptysht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *