Jembrana | detikperistiwa.co.id
Pasar Rakyat yang diadakan setiap 6 (enam) bulan sekali tepat pada Hari Raya Galungan dan Kuningan, pasar rakyat ini sudah menjadi tradisi sepanjang tahun yang sudah barang tentu menjadikan dan mendongkrak pendapatan perekonomian bagi warga sekitarnya juga bagi pedagang-pedagang lainnya yang sengaja datang dari jauh untuk berdagang di pasar rakyat Pergung Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana.
Lebih lanjut
kesuksesan terselenggaranya pasar rakyat ini tak lepas berkat koordinasi antara Panitia dengan Jajaran Kepolisian juga Pemkab Jembrana. Pada intinya bersinergi dengan aparat kepolisian untuk mendukung dan mengatur kelancaran arus lalulintas jalan raya guna mengantisipasi kemacetan seperti yang tidak di inginkan, serta untuk menciptakan dan memberikan rasa aman, nyaman dan kondusif kepada masyarakat pengunjung Pasar Raya Pergung.
Pada saat ketua Panitia Nengah Rija di temui di Stand Panitia, dia mengatakan terselenggaranya pasar rakyat ini bukan semata-mata untuk di dikomersilkan tapi juga untuk menunjang keperluan masyarakat Desa Pergung. Khususnya pada saat ada acara ngaben bagi masyarakat di gratiskan,” pungkas Nengah Rija.
Ketua Panitia Nengah Rija juga mengatakan dari hasil yang di dapatkan toh juga untuk kesejahteraan warga masyarakat Pergung sendiri yang ikut merasakannya.” Pungkasnya.
Sby