Berita  

Ketua Umum OMBB Soroti Dugaan Korupsi Pembangunan Mck dan Pengadaan Tengki Septik Tank Dana DAK Miliaran Tahun 2025 Melalui Dinas PUPR Kabupaten Lebong

 

 

Bengkulu Kabupaten  Lebong ll detikperistiwa.co.id ll  Proyek Pembangunan Mck Sanitasi dan pengadaan tengki septik tank di 11 desa di wilayah Kabupaten Lebong, anggaran DAk tahun 2025 mencapai miliaran rupiah diduga menjadi proyek besar bagi sang pemangku kebijakan.Salah satu desa yang menerima program bantuan sanitasi pembangunan Mck di desa Bioa Sengok Kecamatan Rimbo pengadang,yang menggunakan dana DAK tahun 2025 yang di kelola oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) melalui Dinas PUPR Kabupaten Lebong,1-Maret 2026.

Proyek Pembangunan MCK tersebut diduga menghabiskan dana sebesar Rp, 10,300.000 juta per unit,sebanyak 25 Unit per unit sebesar 15 juta rupiah,namun bangunan tersebut sangat sederhana dengan dimensi luasan 1,30 m x 1,25 m,Selain itu,

pengadaan tangki septik tank dengan harga mencapai Rp 4,700,000 per buah sangat tidak masuk akal dengan total anggaran mencapai 375 juta lebih per Desa sebanyak 11 Desa mencapai di atas 4 miliar lebih di 11 Desa,diduga Mark Up harga satuan,

Menurut informasi yang di himpun oleh Tim awak media dan anggota Organisasi kemasytan  Ormas Maju Bersama Bengkulu,OMBB Bidang Investigasi MPN di salah satu desa,spesifikasi teknis tangki septik tank diduga harga yang terlalu tinggi dibandingkan harga pasaran sangat tidak masuk akal terindikasi terjadi Mark up harga satuan.Analisa Dugaan Mark up pengadaan Tangki septik tank dengan kapasitas diduga hanya 1000 liter, berbahan fiber dan harga yang di alokasikan oleh Kelompok KSM ke pihak Rekanan perusahaan diduga telah di tetapkan Oleh pihak Dinas PUPR Lebong jauh lebih besar dari standar harga pasar terindikasi terjadi pengelembungan anggaran demi untuk meraup keuntungan lebih besar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,

Salah seorang Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) di 11 desa disalah satu di desa Bioa Sengok KSM Bioa Sengok Hebat,Kecamatan Rimbo pengadang. kabupaten Lebong provinsi Bengkulu, memaparkan saat dimintai keterangan dikediaman nya pada hari Selasa 16/2/26,bahwa untuk pengadaan barang seperti tangki septik tank memang benar melalui Dinas PUPR Lebong seperti tangki Septik Tank penyediaan nya, untuk.

pembayaran langsung di potong langsung dari anggaran untuk pembayaran sistem di transfer ke pihak Rekanan dari perusahaan, sesuai harga 1 septik tank sampai lokasi di desa Bioa Sengok diangka Rp 4,700,000 tanpa ada tambahan seperti Pralon dan lainya,Pralon kami beli sendiri luar dari harga tersebut anggaran pembangunan Mck hanya,Rp,10,300,000.anggaran keseluruhan mencapai 15 juta per unit sebanyak 25 Unit menjadi 375 juta totalnya seperti itu lah kondisi fisik bangunan WC nya.

Tim awak media telah mencoba konfirmasi kepada pihak Dinas PUPR, PLT Kadis,dan PPTK,melalui via pesan WhatsApp, meminta hak jawab dan klarifikasi,konfirmasi yang disampaikan terkait kegiatan proyek tersebut, namun konfirmasi yang disampaikan tidak di respon memilih bungkam wartawan ingin konfirmasi,

Ketua umum Orgqnisasi Kemasyrwkatan  Ormas Maju Bersama Bengkulu, Majelis Pimpinqn Nasional M Diamin menabahkan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini Kita akan membuat laporan Resmi kepada pihak aparat penegak hukum, meminta audit terhadap proyek pembangunan sanitasi pembuatan Mck dan pengadaan tengki septik tank di 11 desa terkhusus di wilayah kabupaten.

Lebong,termasuk di Desa Bioa Sengok,yang diduga adanya penyimpangan anggaran dan di beberapa desa lainnya dengan total 11 desa,Kami berharap agar pihak aparat penegak hukum APH,dan pihak terkait lainnya dapat segera mengaudit semua pekerjaan yang di kerjakan oleh KSM dana DAK 2025 melalui dinas PUPR Kabupaten Lebong,jika ditemukan ada indikasi dugaan penyalahgunaan uang negara maka kami harap agar di tindak tegas secara transparan dan akuntabel sesuai dengan, tegasnya,”Mengacu pada Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No.20 Tahun 2001.

Dugaan korupsi ini sangat m