Bireuen – detikperistiwa.co.id
Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T. menghadiri Launching dan meletakkan batu pertama Sekolah Rakyat Tahap II Paket Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1., melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan secara simbolis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto hadir langsung di Sekolah Rakyat Terintegerasi (SRT) Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksanaan Negeri Bireuen, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Kontraktor PP-WIKA KSO, Konsultan MK – PT Elsadai Servo Cons – PT Mikro Cordaniel, PT Visiplan Konsultan KSO, Para Unsur Muspika Kecamatan Juli, serta Tokoh Masyarakat.
Acara diawali sambutan oleh PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Reno Bayu Aji Kusprayogo, S.T., M.T. dalam sambutannya beliau menerangkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen Pemerintah Pusat dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri. Infrastruktur memiliki nilai yang sangat sakral khususnya dalam pendidikan. “Pendidikan adalah fondasi peradaban dan investasi jangka panjang yang akan menentukan posisi Aceh dalam peta persaingan global di masa depan.” Tambahnya.
Adapun pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Aceh pada Tahap I ini mencakup tiga wilayah strategis, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Pemilihan lokasi ini bukanlah tanpa alasan. Proses verifikasi telah dilakukan secara ketat melalui pertimbangan teknis, kesiapan lahan, maupun urgensi administratif. Tujuan dibangunnya Sekolah Rakyat ini yaitu untuk memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan dan memastikan bahwa anak-anak kita di wilayah penyangga mendapatkan standar fasilitas yang sama baiknya dengan wilayah perkotaan serta mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus rantai kemiskinan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T. dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa di Kabupaten Bireuen, Program Sekolah Rakyat ini telah beroperasi. Fasilitas fisik gedung sekolah sudah siap dan sudah dipergunakan sepenuhnya sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar. Para siswa dari kelompok masyarakat sasaran, sudah terdaftar dan mengisi ruang-ruang kelas tersebut serta Kegiatan belajar-mengajar telah berjalan secara rutin. “Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa dan guru-guru pendamping di lapangan.” Ujar Bupati.
Lebih lanjut Bupati memohon dukungan berkelanjutan dari Bapak Presiden, baik dalam bentuk pendampingan program, penguatan kapasitas tenaga pengajar, maupun bantuan sarana penunjang lainnya secara berkala. Sinergi yang erat antara Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan agar keberlangsungan Sekolah Rakyat di Bireuen tetap terjaga kualitasnya dan mampu melahirkan generasi yang mandiri dan berdaya saing.
Acara ditutup oleh santunan kepada anak yatim dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat Tahap II Paket Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bireuen.
PROKOPIM
Senin, 12 Januari 2026
(Erna)


