Mahasiswa KKN Unimal Bangun Biopori untuk Kurangi Genangan dan Edukasi Pengelolaan Sampah di Paya Tukai

Aceh Utara – detikperistiwa.co.id

Mahasiswa KKN Relawan Teknik Industri Universitas Malikussaleh Kelompok 3 membangun lubang biopori sebagai solusi sederhana mitigasi genangan di Gampong Paya Tukai, Kecamatan Langkahan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Februari 2026 dengan pembuatan sekitar 10 titik biopori di pekarangan rumah warga, kantor geuchik, dan lapangan sekolah dasar.

Pemasangan difokuskan pada area dengan kontur tanah lebih rendah dan berpotensi tergenang saat hujan deras. Selain membantu meningkatkan daya resap air, biopori juga dimanfaatkan sebagai media pengolahan sampah organik rumah tangga.

Penanggung Jawab Program Biopori, Luthfiyani, menjelaskan bahwa struktur tanah yang cukup padat di beberapa titik menjadi salah satu penyebab rendahnya infiltrasi air.

“Biopori membantu air hujan masuk lebih cepat ke dalam tanah sekaligus memperbaiki struktur tanah melalui proses penguraian sampah organik. Jadi manfaatnya bukan hanya mengurangi genangan, tetapi juga menyuburkan tanah,” ujarnya.

Lubang dibuat secara manual menggunakan bor tanah dengan diameter sekitar 10–12 cm dan kedalaman hingga 100 cm. Bagian dalamnya diisi dedaunan kering dan sisa makanan yang akan terurai menjadi kompos alami.

Selain pemasangan, mahasiswa juga melakukan sosialisasi langsung kepada warga mengenai manfaat dan cara perawatan biopori. Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat dapat melanjutkan program secara mandiri.

Geuchik Gampong Paya Tukai mengapresiasi inisiatif tersebut.

“Program ini sangat bermanfaat karena selain membantu mengurangi genangan, warga juga mendapatkan pemahaman baru tentang pengelolaan sampah organik,” ungkapnya.

Melalui program ini, mahasiswa berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan semakin meningkat serta mampu memperkuat ketahanan desa terhadap potensi genangan di masa mendatang.

(Y)