Mahasiswa STIK Angkatan ke-83 Laksanakan Manajemen Logistik, Bantuan Sosial, dan Trauma Healing di Kecamatan Kuta Blang

Bireuen – detikperistiwa.co.id

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Angkatan ke-83/WPS Sindikat XII melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas) pada Senin, 23 Februari 2026 di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, yang meliputi Manajemen Logistik, penyaluran bantuan sosial, serta trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana banjir.

Kegiatan diawali dengan Manajemen Logistik berupa pengecekan, pengumpulan, dan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Kecamatan Kuta Blang. Mahasiswa melakukan pendataan terhadap kondisi daerah terdampak, jumlah korban, lokasi kamp pengungsian, serta kebutuhan mendesak masyarakat. Kegiatan ini bertujuan memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Setelah proses pendataan, Sindikat XII menyalurkan bantuan sosial berupa 30 paket sembako dan 30 sak beras kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam masa pemulihan.

Pada kesempatan yang sama, mahasiswa STIK juga memberikan perhatian khusus kepada salah satu warga terdampak, Ibu Sri Indriani, warga Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, yang saat ini tengah menjalani kehamilan usia delapan bulan dan telah tinggal di tenda pengungsian selama kurang lebih dua bulan. Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan penunjang kehamilan seperti vitamin, susu, pakaian, serta kebutuhan lainnya guna mendukung kondisi kesehatan ibu dan calon bayi di tengah keterbatasan pascabencana.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan trauma healing bagi 30 anak-anak terdampak bencana yang dipusatkan di Kantor Desa Gampong Tingkeum Manyang. Kegiatan dilakukan melalui permainan edukatif, bernyanyi bersama, serta pembagian hadiah guna menghadirkan kembali keceriaan dan semangat anak-anak setelah mengalami situasi bencana.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari aparatur desa dan masyarakat setempat. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa STIK Angkatan ke-83 menunjukkan komitmen pengabdian yang menyeluruh, tidak hanya dalam aspek bantuan logistik, tetapi juga perhatian terhadap kelompok rentan serta pemulihan psikologis anak-anak.

Dianmas hari ini mencerminkan pendekatan berbasis data, empati sosial, dan pelayanan humanis sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang berproses bangkit dari dampak bencana.

(Erna)