Mahasiswa Teknik Industri Unimal Turun Langsung Bantu Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara

Aceh Utara~detikperistiwa.co.id 

Sebanyak 75 mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Malikussaleh berpartisipasi dalam Program KKN Relawan Universitas Malikussaleh dengan terjun langsung ke lapangan untuk membantu proses pemulihan dampak pascabanjir di Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu bulan penuh, dengan mahasiswa ditempatkan di enam desa yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Baktiya dan Kecamatan Langkahan.

Di Kecamatan Baktiya, relawan melaksanakan kegiatan di Desa Pulo Seuke, Desa Alue Gedong, dan Desa Matang Klayu. Sementara itu, di Kecamatan Langkahan, pengabdian dilakukan di Desa Gampong Blang, Desa Payah Tukai, dan Desa Matang Keutapang.

Selama pelaksanaan KKN Relawan, mahasiswa tinggal dan berbaur langsung bersama masyarakat, guna memahami kondisi sosial serta kebutuhan warga pascabanjir. Berbagai kegiatan kemanusiaan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap masyarakat terdampak bencana.

Program yang dijalankan meliputi pembersihan fasilitas umum, membantu membersihkan rumah-rumah warga terdampak banjir, khususnya warga lanjut usia yang tinggal sendiri, serta kegiatan pengajaran bagi anak-anak agar proses belajar tetap berlangsung meskipun dalam kondisi pemulihan.

Selain kegiatan sosial, mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh juga mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki dengan merancang dan menerapkan alat filter air sederhana, sebagai solusi awal dalam membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Kegiatan ini turut dilengkapi dengan edukasi kebersihan dan kesehatan lingkungan, guna meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan pascabanjir.

Menurut kordinator Relawan Teknik Industri, M. Athar Yusril Maulana, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa teknik industri terhadap masyarakat terdampak bencana. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan langsung mahasiswa di lapangan diharapkan mampu membantu mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat nilai empati dan tanggung jawab sosial mahasiswa.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh, Noval Nawawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat pascabanjir.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang nyata, serta menjadi langkah kecil yang bermakna bagi seluruh insan, khususnya masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, ia juga berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan memberi dampak positif yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Malikussaleh, Defi Irwansyah, S.T., M.Eng, mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan KKN Relawan tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial, kerja sama tim, serta kesiapan menghadapi permasalahan nyata di masyarakat sebagai calon sarjana teknik industri.

Melalui Program KKN Relawan ini, mahasiswa Teknik Industri Universitas Malikussaleh menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan pascabencana, serta menanamkan nilai kepedulian, gotong royong, dan pengabdian sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

(Y)