Mahasiswa dan Mahasiswi Undip Cermati juga Menyoroti Perihal Kerusakan Ekosistem Lingkungan Pesisir Di Ulujami

Https//detikperistiwa.co.id

Mahasiswa- Mahasiswi Undip Cermati Dan Soroti Perihal Kerusakan Ekosistem Lingkungan Pesisir Di Ulujami

Pemalang Jawatengah 17 / 8 / 2024 Kadangkala ekosistem yang kurang baik di lingkungan wilayah pesisir yang ada di seantero nusantara bisa terjadi , termasuk kejadian adanya rob ( baniir ) yang mengakibatkan meluapnya air laut ke lingkungan warga sekitar pantai yang ada di wilayah Pemerintah Desa Ketapang Kecamatan Ulujami  Kabupaten Pemalang sehingga air laut tersebut bisa mempengaruhi ekosistem lingkungan pesisir pantai

Harus ada orang- orang ( insan- insan cendekia ) dibidang kelautan yang mengamati atau melakukan observasi

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) yang dilaksanakan oleh mereka para intelektual muda ( mahasiswa- mahasiswi ) dari Universitas Diponegoro ( Undip ) dari beberapa jurusan , diantaranya :
1.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Program Studi S1 Oceanografi ,
2.Fakultas Sains dan Matematika Program Studi Statiska

Telah melakukan penelitian tentang kerusakan ekosistem lingkungan di wilayah pesisir di Desa Ketapang , Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Provinsi Jawatengah

Melalui telpon dan What’ s Up dengan awak media , Junda Feberrito perwakilan mahasiswa Undip memberikan penjelasan ” kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari Program KKN ( Prog KKN ) yang berlangsung di tahun 2024 ini ” ucapnya

” Dan mereka telah berkolaborasi untuk pemetaan yang komprehensif serta prediksi kerusakan wilayah pesisir dari tahun 2023 sampai tahun 2024

Adapun dari penelitian yang kami lakukan dengan mengumpulkan data perubahan garis pantai yang terjadi selama periode 2013

Sampai sekarang tahun 2024 kami berharap adanya analisis dari kami bisa memberikan informasi dan setidaknya itu bisa membantu pihak Pemerintah Desa Ketapang yang telah mengalami rob , mendapatkan edukasi / wawasan dari kami serta kami juga tidak sungkan- sungkan , tidak bosan – bosan memberikan penyuluhan tentang mekanisme dilapangan apabila terjadi rob,atau erosi , abrasi , dan kegiatan manusia yang tidak bertanggung jawab ,tidak terpuji melakukan kegiatan yang bisa menyebabkan kerusakan ekosistem lingkungan pesisir ” terangnya

Kami melakukan tindakan pemprediksian ( memperkira- kirakan ) atau menganalisis kerusakan wilayah pesisir dengan menggunakan metode Double Exponential Smoothing , serta kami dan Pemerintah Desa Ketapang mengajak kepada semua masyarakat supaya berpola hidup menjaga ,melestarikan wilayah Desa Ketapang yang termasuk wilayah pesisir pantai ” pungkasnya .

Sumber Penulis :  Susmono ( Ramsus )

Mujihartono Kaperwil Jateng

Penulis: Mujihartono/ SusEditor: Mujihartono Kaperwil JatengSumber Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya?