Melalui Jum’at Curhat Kapolsek Padangbai, Serap Keluh Kesah dan Aspirasi Anggota PBTA Terkait Aktivitas Transportasi di Wilayah Padangbai

Karangasem | detikperistiwa.co.id

Dalam upaya membangun komunikasi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Padangbai AKP I Wayan Gede Wirya, S.A.P., M.A.P., menggelar Jum’at Curhat bersama anggota Transport Asosiasi (PBTA) Padangbai yang berlangsung di Balai Masyarakat Padangbai. Pada Jumat (5/12/2025) pukul 10.30 Wita.

 

Kegiatan ini digelar sebagai upaya Polri mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat dan membangun sinergi menjaga situasi kamtibmas.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Padangbai Aiptu I Made Arnata, perwakilan Desa Adat Padangbai, Ketua PBTA I Wayan Suardika, Sekretaris PBTA I Wayan Indriana, beserta perwakilan Bali Magir Trans.

 

Sekretaris PBTA membuka kegiatan dengan menyampaikan maksud pertemuan yang bertujuan menyalurkan permasalahan dan rencana kerja PBTA, termasuk adanya keluhan atas kehadiran agen transportasi Bali Magir Trans yang dinilai turut beroperasi di wilayah Padangbai.

 

Perwakilan Desa Adat Padangbai menegaskan pihaknya akan mengumpulkan data sebelum memanggil agen transportasi tersebut untuk dimintai klarifikasi resmi.

 

Dari pihak Bali Magir Trans, I Nyoman Subrata menjelaskan bahwa pihaknya hanya melakukan penjemputan sesuai booking resmi dari tamu dan tidak mengambil penumpang di luar pemesanan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Padangbai menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum terbuka ini. Kapolsek mengajak seluruh pelaku transportasi di Padangbai agar tetap menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan sehingga tidak terjadi kembali hal-hal yang berpotensi viral di media sosial.

 

Kapolsek juga menekankan pentingnya tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir kendaraan PBTA maupun driver lainnya serta mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama menjelang piodalan di Pura Silayukti.

 

“Menjaga kekompakan PBTA demi terciptanya pelayanan transportasi yang tertib,” jelas Kapolsek.

 

Menanggapi hal trrsebut beberapa perwakilan anggota PBTA I Made Nesawati menyampaikan, meminta agar pihak Magir Trans tidak mempromosikan layanan Gili–Padangbai yang dikhawatirkan mengurangi rezeki warga lokal,” ujarnya.

 

Senada dengan hal tersebut I Wayan Arca menyoroti perlunya transparansi dalam laporan keuangan PBTA dan menolak keberadaan Bali Magir Trans di Padangbai,” ungkapnya.

 

PBTA juga menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dalam pelayanan, meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang, serta menjaga citra transportasi Padangbai.

 

Kegiatan Jum’at Curhat ini berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga pukul 12.00 Wita. Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai berkomitmen untuk terus menampung aspirasi masyarakat dan bekerja sama dengan seluruh elemen dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran transportasi di wilayah Padangbai.

 

 

Sby

( Humas Polsek Padangbai )