Denpasar | detikperistiwa.co.id
Kepolisian Daerah (Polda) Bali intens melaksanakan program Minggu Kasih. Kali ini, Polda Bali menggelar Minggu Kasih di depan Polspol Lapangan Niti Mandala Renon , Jl. Ir. H. Juanda No. 5 Sumerta kelod, Denpasar, Bali. Pada Minggu, (25/1/2026).
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubditkespol Biddokkes Polda Bali I Nyoman Rinda, Amd.,Kep., Kaur Narko Subdit Narkoba Bidlafor Polda Bali, Kompol dewi yuliana S.Si., M.Si, dan Paurkorwaspolsus Ditbinmas Polda Bali, AKP I Made Ambo Arjana, S.H., M.H.
Kasubditkespol Biddokkes Polda Bali I Nyoman Rinda, Amd.,Kep menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan Minggu Kasih untuk menyerap keluh kesah dan aspirasi dari masyarakat, dalam kegiatan Polri melalui kegiatan Pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk menciptakan Polri yang Dharma (Disiplin dan Berintregitas, Humanis, Akuntabel, Reponsif, Melayani dengan Hati, Adiktif)
Pada kesempatannya Kasubditkespol Biddokkes Polda Bali I Nyoman Rinda, Amd.,Kep. menyampaikan pesan kesehatan, kamtibmas dan kedekatan Polri dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.
Diharapkan dengan adanya kegiatan Minggu Kasih ini masyarakat menjadi semakin terbuka dalam menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya sehingga terjalin kerjasama serta hubungan yang baik antara masyarakat dengan pihak Kepolisian.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab :
Salah satu peserta menanyakan “Bagaimana cara mengantisipasi lonjakan gula darah sehingga tidak terjadi masalah kesehatan di kemudian hari?
Menanggapi hal tersebut Biddokkes Polda Bali mengatakan “Konsumsi makanan yang kaya akan serat, protein, dan lemak sehat, serta rendah gula dan karbohidrat sederhana, Lakukan olahraga aerobik dan kekuatan secara teratur untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol gula darah,
Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau deep breathing untuk mengurangi stres yang dapat meningkatkan gula darah,” jelasnya.
Dengan demikian, Program Minggu Kasih bertujuan membangun komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat untuk menyerap aspirasi, menyelesaikan permasalahan secara humanis, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sby


