Pidie – detikperistiwa.co.id
Dalam semangat kebersamaan dan ketulusan dalam beribadah, Masjid Jamik Baitul Ma’wa yang terletak di Desa Pante Lhok kaju, kecamatan Indrajaya, Pidie, menggelar sebuah acara yang menggugah jiwa pada malam yang penuh berkah di bulan suci Ramadhan. Tujuan utama dari acara tersebut adalah untuk mempererat hubungan harmonis antara pemimpin lokal dan ulama, sebagai upaya memperkokoh jalinan kebersamaan dan kesatuan umat.
Panitia Masjid Jamik Baitul Ma’wa dengan penuh kehati-hatian mengundang seorang tokoh agama yang dihormati, yakni Imam Tarawih Syaikh Muhammad Yasin Attari Qadiri, seorang alumni dari Darul Mustafa Yaman. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan semangat baru dan inspirasi kepada seluruh jamaah yang hadir.
Acara dimulai dengan berbuka puasa bersama, dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat setempat, termasuk para pemimpin agama dan tokoh masyarakat. Kebersamaan yang terpancar dari wajah-wajah mereka memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh jamaah. Setelah berbuka, jamaah melanjutkan dengan pelaksanaan shalat tarawih yang diimami langsung oleh Imam Tarawih Syaikh Muhammad Yasin Attari Qadiri. Kemudian, beliau memberikan ceramah agama yang penuh hikmah, memberikan wawasan, motivasi, dan inspirasi kepada para jamaah yang hadir.
Dalam tausiyahnya, Imam Tarawih Syaikh Muhammad Yasin Attari Qadiri menegaskan pentingnya memperbaiki kualitas ibadah di bulan suci Ramadhan, khususnya dalam melaksanakan shalat tarawih. Beliau menekankan agar jamaah tidak meninggalkan puasa di bulan suci ini dan mengingatkan tentang pentingnya mendapatkan pahala shalat tarawih di malam harinya. Pesan-pesan yang disampaikan beliau mendapat sambutan hangat dan penghargaan dari para jamaah yang hadir.
Kehadiran Imam Tarawih Syaikh Muhammad Yasin Attari Qadiri dalam acara di Masjid Jamik Baitul Ma’wa tidak hanya sebagai upaya memperkuat hubungan antara pemimpin dan ulama, tetapi juga sebagai langkah untuk memperdalam spiritualitas dan kebersamaan dalam masyarakat. Semoga kerjasama antara masjid dan masyarakat terus menghasilkan manfaat bagi seluruh komunitas, serta semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan dan keharmonisan di tengah-tengah masyarakat.
Arizal Mahdi, Detik Peristiwa.


