Berita  

Minim Sosialisasi, Proyek Waduk Pundut Trate Tuai Kebingungan: Desa Mengaku Tak Tahu Spesifikasi Pengerjaan

Detikperistiwa.co.id 

GRESIK | Jatim | Proyek pengerukan Waduk Pundut Trate di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, kembali menuai sorotan. Kurangnya sosialisasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PU SDA) Gresik membuat warga kebingungan. Baik kepala desa maupun perangkatnya mengaku tidak mengetahui secara pasti spesifikasi maupun kedalaman pengerjaan waduk tersebut.

Dalam pertemuan antara warga dan pemerintah desa di Balai Desa Pundut Trate yang sempat tersebar melalui video ke awak media , Kepala Desa Muslik, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak tahu-menahu terkait teknis pengerukan.

“Kami tidak tahu spesifikasi pekerjaan, berapa kedalamannya. Desa hanya memfasilitasi.” ujarnya di hadapan perwakilan masyarakat.

Hal senada disampaikan perangkat desa lainnya yang menegaskan bahwa tidak ada koordinasi teknis antara pihak pelaksana dan pemerintah desa.

“Sejauh ini, kami hanya tahu proyek dikerjakan pihak ketiga.” ujarnya.

Minimnya informasi di lapangan juga dirasakan warga. Salah satu perwakilan masyarakat yang hadir saat audiensi mengaku heran, karena tidak ada papan proyek atau pengumuman resmi yang menjelaskan dasar kegiatan tersebut.

“Kami bingung, proyek besar seperti ini tidak ada keterangannya sama sekali. Warga tahunya sudah ada alat berat masuk dan waduk mulai dikeruk,” katanya.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar. Jika proyek tersebut memang berasal dari Dinas PU SDA, seharusnya dilakukan sosialisasi dan musyawarah desa (musdes) terlebih dahulu sebelum kegiatan fisik dimulai. Tanpa tahapan itu, pelaksanaan bisa dianggap menyalahi mekanisme perencanaan desa.

Apalagi, menurut keterangan pihak desa, pengerjaan ini akan dihentikan saat musim hujan, tanpa penjelasan lebih lanjut mengenai jadwal dan progres pekerjaan. Sementara, hingga kini tidak ada dokumen lingkungan, gambar kerja, maupun berita acara koordinasi yang bisa ditunjukkan oleh pihak terkait.

Ironisnya, pernyataan pihak desa tersebut berbanding terbalik dengan informasi yang beredar di media lain. Kabid PU Gresik justru mengaku tidak mengetahui adanya proyek pengerukan Waduk Pundut Trate.

Kondisi saling tidak tahu ini memperlihatkan lemahnya sistem komunikasi antarinstansi dan potensi adanya proyek yang tidak terkontrol secara administratif. Awak Media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas PU SDA Kabupaten Gresik terkait dasar hukum dan pelaksana kegiatan tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi yang diterima awak media.

Warga kini menunggu kejelasan dari pemerintah daerah, apakah proyek pengerukan Waduk Pundut Trate memang program resmi Dinas PU SDA, atau justru kegiatan pihak lain yang berjalan tanpa koordinasi. Tim