Bireuen – detikperistiwa.co.id
Pemerintah Kecamatan Jangka menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, Selasa (24/2/2026), dengan mengusung tema “Pengembangan SDM yang Cerdas dan Sehat, Perekonomian Daerah Unggul Didukung Pelayanan Publik Bermutu dan Infrastruktur Wilayah yang Sesuai dengan Daya Dukung Lingkungan Hidup.”
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Setdakab Bireuen, Mulyadi, S.H., M.M., yang hadir mewakili Bupati Bireuen, H. Mukhlis.
Dalam sambutannya, Mulyadi menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat Jangka dalam menghadapi bencana serta membangun kembali wilayahnya. Ia menyebutkan, Musrenbang harus menjadi momentum percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur di gampong-gampong.
“Bagaimana masyarakat Jangka mampu menghadapi bencana dan bangkit membangun kembali wilayahnya. Melalui Musrenbang ini, pembangunan infrastruktur di kampung-kampung harus berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam memulihkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pascabencana.
Sementara itu, Camat Jangka, Muliyadi, S.P., M.S.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta Musrenbang berjumlah kurang lebih 250 orang yang terdiri dari unsur Forkopimcam, para keuchik se-Kecamatan Jangka, Imum Mukim, serta pendamping desa.
Menyoroti sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat, Muliyadi berharap adanya perhatian serius dari dinas terkait.
“Kami berharap kepada dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Perikanan agar dapat memberikan solusi atau komoditas pengganti bagi petani dalam melakukan budidaya tanaman di sawah maupun tambak, sambil menunggu rehabilitasi dan rekonstruksi Bendungan Pante Lhong serta perbaikan jaringan irigasi yang telah rusak akibat musibah banjir sebelumnya, sehingga para petani tetap bisa memperoleh pendapatan dari kegiatan usaha tani mereka,” ujarnya.
Selain isu pertanian, dalam bidang sosial budaya juga disampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya pembangunan rumah layak huni, pembangunan pagar dayah atau balai pengajian, serta dukungan biaya siswa santri dan honor guru ngaji.
Pelaksanaan Musrenbang tersebut dibiayai melalui APBK Kabupaten Bireuen pada DPA Kecamatan Jangka dalam Sub Kegiatan Fasilitasi Penyusunan Perencanaan Pembangunan Partisipatif.
Melalui forum Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan prioritas pembangunan Kecamatan Jangka dapat terakomodir dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Bireuen ke depan.
(Erna)


