Bireuen – detikperistiwa.co.id
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen yang sempat tertunda akhirnya digelar pada Rabu (25/2/2026) pukul 10.00 WIB di aula kantor kecamatan setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Ir H. Razuardi, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Bireuen Mawardi, PLT Kepala DPMG Kabupaten Bireuen, serta Camat Kuala Erizal. Hadir pula para imum mukim, keuchik, imam masjid, sekretaris desa, panitia, dan peserta Musrenbang.
Musrenbang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne Aceh, laporan panitia, serta sambutan Wakil Bupati Bireuen.
Dalam sambutannya, Ir H. Razuardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musrenbang yang hadir untuk bersama-sama merumuskan rencana pembangunan tahun 2027 sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Musrenbang tahun ini memiliki makna penting karena menjadi bagian dari penjabaran tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten (RPJMK) Bireuen 2025–2029.
Wakil Bupati juga menyinggung dampak bencana banjir yang terjadi di wilayah Bireuen pada akhir tahun 2025 yang memengaruhi kehidupan sosial masyarakat, perekonomian daerah, infrastruktur, dan lingkungan.
Melalui forum Musrenbang Kecamatan Kuala, delegasi diminta menyampaikan usulan program secara partisipatif dan demokratis dengan memperhatikan kewenangan pemerintah gampong, kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat.
Musrenbang Kecamatan Kuala mengangkat tema perencanaan pembangunan tahun 2026 untuk program 2027, yakni “Pengembangan SDM yang cerdas dan sehat, perekonomian daerah unggul, didukung pelayanan publik bermutu dan infrastruktur wilayah sesuai daya dukung lingkungan hidup.”
Sejumlah prioritas pembangunan yang dibahas meliputi pengembangan potensi ekonomi sektor unggulan, peningkatan investasi, UMKM, ketahanan pangan dan perlindungan sosial; pengembangan infrastruktur yang selaras dengan tata ruang serta mempertimbangkan aspek kebencanaan; peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses kesehatan, kualitas keluarga, dan masyarakat inklusif; penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi; serta peningkatan ketenteraman, ketertiban, penerapan syariat Islam, otonomi khusus Aceh, dan pelestarian budaya Aceh.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Bireuen menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pra-Musrenbang hingga Musrenbang Kecamatan Kuala, termasuk jajaran kecamatan, Forkopimcam, SKPK, pendamping, fasilitator Bappeda, serta pemangku kepentingan di tingkat gampong.
Musrenbang Kecamatan Kuala berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
(Erna)


