Jember – detikperistiwa.co.id
Rumah tempat tinggal adalah idaman setiap keluarga,terlebih keluarga besar yang strata ekonominya di bawah garis kemiskinan. Rumah tempat berteduh,bernaung dari terik matahari. Tempat mengasuh dan mendidik anak serta tempat perpaduan kasih sayang setiap rumah tangga.
Lain halnya dengan pasangan Muhammad dan Sumiati yang berada di dusun curah putih,desa Patemon,kecamatan Tanggul,kabupaten Jember.
Rumah satu satunya yang mendapat program bedah rumah tidak layak huni menjadi Rumah Layak Huni. Bedah rumah yang di laksanakan atas kolaborasi dari Baznas Kabupaten Jember, Kantor Urusan Agama kecamatan Tanggul,MTs Negeri Jember 3 Tanggul,pimpinan ancab NU Tanggul,dan pihak lain yang tidak bisa disebut satu persatu.
Dari proses pembongkaran sampai dengan pekerjaan finishing dan serah terima serta tasyakkuran dengan doa bersama dalam selesainya bedah rumah milik keluarga besar ini.
Setelah menimpati rumah yang layak huni alangkah bahagianya keluarga ini. Tapi dalam 5 lima bulan terakhir keluarga ini terusir dari rumah yang di bangun hasil gotong royong semua pihak. Bapak muhammad dan istri Sumiati yang memiliki 8 putra putri terusir dari rumah tempat tinggalnya,entah kemana sekarang mereka bertempat tinggal. Hasil pantauan media detik peristiwa.co.id pada hari senin,29/4/2024 rumah dalam kondisi terkunci tidak berpenghuni bahkan lebih miris lagi prasasti yang ada sudah tercabut dan terbuang entah kemana.
Aris Manto selaku kepala desa Patemon kecamatan Tanggul mengungkapkan bahwa permasalahan ini akan di selesaikan secara kekeluargaan. Bertempat di balai desa Patemon pada senin,29/4/2024 di konfirmasi terkait masalah akan segera di selesaikan. Dengan harapan rumah itu di tempati kembali oleh keluarga besar Bapak Muhammad dan Sumiati beserta 8 anaknya.
Muhammad Mahin selaku kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Jember tempat Humairoh besekolah menyampaikan pihak sekolah tetap mengawal dan mendampingi sampai lulus dari sekolah tempat sekarang menimba ilmu. Melalui saluran telfon menginformasikan kapada jurnalis Detik peristiwa.co id pada senin,29/4/2024 bahwa kondisi Humairoh tetap stabil mental dan spritualnya dalam menghadapi dan melaksanakan ujian akhir tahun pelajaran 2023/2024 di MTs Negeri Jember 3..di Tanggul.
Ibu Paena yang merupakan ibu kandung dari bapak Muhammad ketika di temui jurnalist detik peristiwa,co.id di kediaamannya menyampaikan harapan kepada bapak Muhammad dan Sumiati beserta anaknya untuk segera pulang dan tempati lagi rumahnya.
Di lain tempat Slama yang merupakan saudara bungsu dari bapak Muhammad mengungkapkan bahwa bapak muhammad di mohon segera pulang,jangan turuti emosi yang tak berujung. Kasihan anaknya. Sampai berita di tayangkan jurnalist detik peristiwa.co.id belum ketemu di mana keberadaan bapak Muhammad dan Sumiati beserta ke 8 (delapan) anaknya.
(Udin).


