Pemerintah Pekon Pagar Dewa Gelar Musrenbang Serta Rembuk Stunting Menjadi Prioritas

Lampung Barat – detikperistiwa.co.id

Pemerintah Pekon Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, gelar acara Musrenbang dan Rembug Stanting menjadi prioritas yang dilaksanakan di Balai Pekon setempat. Selasa (16/01/2024).

Selain Musrenbang, acara di lanjutkan dengan rembuk Stunting, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting dengan cara dilakukan penanganan dan pencegahan masalah stanting.

Hadir dalam acara, Camat Pagar Dewa, Mat Patoni, S.Sos, M.Si, Kepala UPT Puskesmas Pagar Dewa, Desmalia, S.St, Peratin Pagar Dewa, Yoga Sugama, S.T, M.T, Kepala KUA, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua Lembaga Himpun Pemekonan (LHP) dan anggota, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pekon (LPMP), Aparat Pekon, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda, Ketemu TP-PKK, Kader PKK, Kader Posyandu, Bidan Desa, Perawat Pekon serta tamu undangan.

Yoga Sugama menjelaskan. Musrenbang merupakan kegiatan musyawarah tahunan yang wajib di laksanakan. Dalam hal ini, untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) yang di usulkan dan sesuaikan dengan kebijakan pemerintah pekon dalam jangka waktu satu (1) sampai enam (6) tahun mendatang.

“Dalam Musrenbang tersebut merangkum usulan dari semua pihak untuk menentukan arah pemba ngunan Pekon Pagar Dewa Tahun 2025,”Jelasnya.

Ia juga menyampaikan, percepatan penurunan Stunting dilakukan oleh pemerintah pekon dengan mewujudkan konvergensi pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat pekon, sampai Stunting tidak lagi men jadi salah satu masalah kesehatan pada balita di Pekon Pagar Dewa.

Lanjut. Yoga Sugama mengatakan, penanganan Stunting dilakukan secar bersama-sama atau yang di sebut kolaburasi antara pemerintah pekon dan pihak puskesmas setempat dalam melakukan penanganan Stunting.

“Kita semua sama-sama untuk berupaya optimalisasi salah satunya dengan, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diberikan yaitu nasi, sop ceker, Snack, pepaya, susuk kotak dan lainnya,” ungkapnya.

Camat Pagar Dewa, Mat Patoni, S.Sos, M.Si, menyampaikan, untuk usulan DURKP Tahun 2025. Pekon Pagar Dewa, sudah sesuai berdasarkan panduan teknis SIPD, tinggal melaksanakan prosedur input data pada Januari 2024 dengan melengkapi dokumen pendukung yang di perlukan.

Dengan adanya musrenbangpek ini. Di harapkan, rencana kegiatan pemerintah dapat tersusun secara sistematis dari semua komponen, baik dari pemerintah pekon maupun lembaga dan masyarakat pekon agar dapat bersinergi untuk mendorong pembangunan. Infrastruktur pekon guna mendorong percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dan bisa bersinergi dengan kebijakan pembangunan daerah,” Jelasnya. Mat Patoni.

Desmalia, S.St, Kepala UPT Puskesmas Pagar Dewa menyampaikan, Musrenbang pekon dalam pembahasan rembuk Stunting pemberian PMT dan Bumil masih akan berlanjut, dalam hal ini juga kemasing masing Pekon dengan melakukan penyuluhan dan menggalakan posyandu.

1. Di posyandu balita dan posyandu bumil materi gizi ( makanan bergizi ) dan cara pembuatannya protein tinggi dengan bahan makanan telor,susu dan lain lain

2. Penyuluhan rumah sehat atau tidak sehat,sanitasi dan jambanisasi karena masing masing Pekon sudah pranika dengan menghidupkan post remaja.

3. Penyuluhan tentang remaja pranika dengan menghidupkan post. Lansia. Pungkasnya.

(Samsul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *