Pemkab Majalengka Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025 Dan RPJPD 2025-2045

Majalengka – detikperistiwa.co.id

Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka menggelar Musrenbang RKPD (Rancangan Kerja Pemerintah Daerah) tahun 2025 tingkat Kabupaten Majalengka dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2025-2045 yang dibuka secara resmi olrh Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi secara zoom meeting di Balroom Hotel Fitra pada Kamis, (18/04/24).

Tema kali ini adalah Majalengka pintu gerbang Internasional yang berdaya saingsaing, maju dan berkelanjutan.

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Majalengka Yayan Sumantri mengatakan bahwa musrenbang adalah sistem perencanaan untuk mempertemukan usulan dari kebutuhan masyarakat dari berbagai unsur, apa yang akan diprogramkan oleh pemerintah.

“Musrenbang menjadi penting karena pemerintah dan pemangku kepentingan duduk secara bersama dan setara dalam memikirkan pembangunan yang bertujuan pada kesejahteraan masyarakat Majalengka, “katanya.

Nilai capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2022 IPM Kabupaten Majalengka tumbuh 1,11 persenpersen dibandingkan tahun 2021 menjadi 68,56 poin dan pada tahun 2023 naik menjadi 70, 76. Nilai capaian IPM tersebut masih dalam kategori sedang sehingga diperlukan peningkatan program program untuk mendongkrak nilai capaian IPM di Kabupaten Majalengka.

Selama kurun waktu 2018-2019 angka kemiskinan di Kabupaten Majalengka terus mengalami penurunan yaitu 129.290 jiwa pada tahun 2018 kemudian tahun 2019 turun lagi menjadi 121.060 jiwa. Hal ini menunjukkan program atau kegiatan penanggulangan kemiskinan pada kurun waktu tersebut efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun pada tahun 2020, 2021 dan 2022 dengan terjadinya pandemi covid 19 yang berdampak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat Majalengka sehingga menyebabkan penduduk miskin mengalami kenaikan menjadi 138.200 jiwa pada tahun 2020 dan 151.140 jiwa pada tahun 2021 dan menurun pada tahun 2022 menjadi 147.120 jiwa seiring melandainya pandemi covid 19 sehingga pada tahun 2023 penduduk miskin menjadi 138.740 jiwa atau 11,21 persen.

Untuk tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Majalengka pada tahun 2023 merupakan nomor empat terendah di 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Majalengka di Jawa Barat tahun 2022 adalah 6,63 persen dan merupakan urutan LPE tertinggi di Jawa Barat, urutan kedua Kabupaten Karawang dan urutan ketiga Kota Cimahi.
( Aboen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya?