Persami KKRI di Salib Kasih Dibuka Dandim 0210/TU, Kadet Digenjot Disiplin dan Jiwa Nasionalisme

Tapanuli Utara, detikperistiwa.co.id – Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) resmi dibuka di Lapangan Salib Kasih, Siatas Barita, Tapanuli Utara, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini digelar bersama Kodim 0210/TU dan dihadiri unsur Forkopimda setempat.

Pembukaan Persami dipimpin langsung Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han. Dalam amanatnya, Ronald menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar perkemahan biasa, melainkan wadah pembentukan karakter bagi generasi muda.

“Perkemahan ini bukan sekadar ajang kegiatan di lapangan, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter disiplin dan semangat kebangsaan bagi generasi muda, khususnya para kadet yang kelak menjadi calon pemimpin bangsa,” ujar Ronald.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, pelatih, pembina, serta peserta yang telah berpartisipasi dalam Persami KKRI di wilayah Kodim 0210/Tapanuli Utara Triwulan I Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD yang bertujuan memperkuat sinergitas antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan pelajar dan remaja.

“Para kadet adalah tunas bangsa yang akan memegang estafet kepemimpinan. Karena itu, pembinaan karakter dan semangat nasionalisme sejak dini menjadi hal yang sangat penting,” tegasnya.

Ronald juga mengapresiasi dukungan Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara serta para pelatih dan pendamping yang telah mempersiapkan kegiatan dengan penuh dedikasi.

Kepada para peserta, termasuk siswa SMK dan SMA se-Tapanuli Utara, ia berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

“Jadikan setiap kegiatan dalam perkemahan ini sebagai pengalaman berharga untuk membentuk pribadi yang tangguh dan berjiwa kebangsaan,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan serta memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Peserta juga diminta menaati aturan panitia serta menjaga kebersamaan dan toleransi.

“Keberhasilan bukan hanya diukur dari hasil akhir, tetapi dari proses belajar dan kerja sama yang dilakukan dengan sungguh-sungguh,” tutupnya.

Persami KKRI ini diharapkan menjadi momentum memperkuat rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda di Tapanuli Utara.

Laporan: Anton Sitompul (Korwil Sumut)