Palu, detikperistiwa.co.id – Polda Sulawesi Tengah melepas bantuan kemanusiaan untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pelepasan digelar di halaman Mapolda Sulteng, Kamis (04/12/2025).
Kapolda Sulteng Irjen Pol Dr. Endi Sutendi memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia hadir bersama Wakapolda Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, pejabat utama, dan Pengurus Bhayangkari Daerah Sulteng.
“Kami keluarga besar Polda Sulawesi Tengah dan Bhayangkari sangat prihatin atas musibah ini,” ujar Irjen Endi.
Ia mengatakan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Dengan bismillah, kami memberangkatkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ucap Endi.
Kapolda Endi Sutendi juga menyampaikan belasungkawa mendalam.
“Semoga bantuan ini meringankan beban mereka. Untuk korban meninggal, semoga diterima di sisi Allah SWT,” kata Irjen Endi.
Menurut Kapolda Endi, data sementara menunjukkan dampak bencana sangat besar.
“Korban meninggal tercatat lebih dari 700 orang. Yang hilang lebih dari 500 orang,” ujar Endi.
Ia menambahkan bahwa ribuan warga lainnya masih terdampak.
“Banyak akses jalan terputus. Sarana sosial belum sepenuhnya pulih,” kata Endi.
Pada pengiriman tahap ini, Polda Sulteng dan Bhayangkari menyalurkan bantuan logistik. Bantuan itu meliputi 30 ton beras, 5.000 karton mi instan, 1.500 tikar dan selimut, perlengkapan bayi, obat-obatan, dan bantuan tunai Rp500 juta.
“Bantuan ini hasil gotong royong keluarga besar Polda Sulteng dan Bhayangkari. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” ujar Kapolda Irjen Endi.
Ia menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan.
“Kepolisian harus berada di garda depan ketika masyarakat membutuhkan. Ini tanggung jawab moral kami,” ucap Endi.
Selain logistik, Polda Sulteng menyatakan kesiapan mengirim personel tambahan. Pengiriman dilakukan jika diperlukan untuk evakuasi dan penanganan lanjutan.
“Kami siap bergerak kapan saja. Pemulihan di wilayah terdampak harus dipercepat,” kata Kapolda.
Tiga truk besar dikerahkan untuk membawa seluruh bantuan. Pengiriman dilakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi darurat di tiga provinsi.
“Harapan kami sederhana. Semoga bantuan ini benar-benar meringankan beban warga di wilayah terdampak,” tutup Irjen Endi.
Niar Ch


