Aceh Tengah –detikperistiwa.co.id
Polres Aceh Tengah bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta kepatuhan penjual terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) di wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (6/3/2026).
Pengecekan dilakukan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), kios, hingga penjual BBM eceran. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kaur Bin Opsnal Satreskrim Polres Aceh Tengah, IPDA Muhammad Rizky Pratama, S.Trk., bersama personel Satreskrim dan Sat Intelkam.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran pengecekan di antaranya SPBU dan kios penjual BBM eceran di Kampung Kayu Kul, Simpang Kelaping Kecamatan Pegasing, SPBU Jalan Lintang, serta SPBU Simpang Lemah di Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan ini turut melibatkan instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, yakni Kepala Dinas Kominfo Mustafa Kamal, S.STP., MPA, Sekretaris Dinas Perdagangan Abrar Gunawan, ST., M.Si., serta Kasat Pol PP Hamdani, S.H.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas memastikan stok BBM di sejumlah SPBU masih dalam kondisi aman dan distribusi kepada masyarakat berjalan normal tanpa adanya indikasi kelangkaan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengawasan terhadap distribusi dan harga BBM dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas pasokan di masyarakat.
“Kegiatan pengecekan ini dilaksanakan oleh Satreskrim dan Sat Intelkam bersama instansi terkait dari pemerintah daerah. Selain itu, personel Polsek di masing-masing kecamatan juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan distribusi BBM,” ujar Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pengecer BBM agar tidak melakukan penjualan di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Kapolres Aceh Tengah menegaskan agar para pedagang menjual BBM sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) guna melindungi masyarakat dari praktik penjualan yang merugikan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga BBM, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.


