Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Progres pembangunan jembatan gantung di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yang berada di wilayah teritorial Kodim 0106/Aceh Tengah, pada Senin (23/2/2026) pukul 16.55 WIB, telah mencapai 57 persen. Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh personel TNI AD bersama unsur satuan terkait serta dibantu masyarakat setempat.
Jembatan gantung tersebut dibangun di ruas jalan penghubung Desa Kala Ketol–Desa Burlah–Desa Kekuyang–Desa Buge Ara hingga Desa Bintang Pepara. Dengan panjang 120 meter dan bertipe jembatan gantung, pembangunan ini bertujuan membuka akses transportasi warga antar desa yang selama ini terkendala kondisi geografis. Jembatan ditargetkan rampung pada Februari 2026.
Di lokasi pekerjaan, kegiatan konstruksi yang tengah berlangsung meliputi pengelasan hanger, pengelasan klaim hanger, pemasangan hanger, serta pemasangan dan pengelasan gelagar lantai. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur lantai jembatan dan sistem penyangga kabel agar aman digunakan oleh masyarakat.
Pelaksanaan pekerjaan melibatkan lima personel Koramil 09/Ketol di bawah pimpinan Kapten Inf Iwan Mulyawan, tujuh personel Yon TP 854 dipimpin Sertu Windra, serta dua personel Pusziad di bawah kendali Serka Bahtiar. Selain itu, dua warga setempat ikut dilibatkan untuk membantu pekerjaan lapangan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam percepatan pembangunan.
Untuk menunjang kelancaran pembangunan, mobilisasi material telah dilakukan ke lokasi jembatan gantung Desa Burlah. Material yang tersedia meliputi ratusan sak semen, besi berbagai ukuran, pasir, kerikil/batu split, sling baja, tiang pylon, angkur tiang, besi UNP gelagar lintang, baut ulir, serta cat minyak dan cat tembok. Ketersediaan material tersebut dipastikan mencukupi untuk melanjutkan tahapan konstruksi berikutnya.
Koordinat lokasi pembangunan berada di sekitar 4°43.2397’ LU dan 96°40.2091’ BT. Kondisi medan yang berbukit dan akses jalan yang terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam proses mobilisasi material. Meski demikian, personel di lapangan tetap mengoptimalkan pengangkutan bahan bangunan agar pekerjaan tidak terkendala cuaca maupun medan.
Pihak pelaksana di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan standar keselamatan dan kualitas konstruksi. Pemeriksaan berkala terhadap hasil pengelasan dan pemasangan hanger dilakukan untuk memastikan kekuatan struktur jembatan sesuai spesifikasi teknis.
Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan mampu memperlancar arus transportasi warga, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat antar desa di Kecamatan Ketol. Aparat teritorial Kodim 0106/Aceh Tengah menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana pada Februari 2026 sehingga jembatan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.(#)


