Progres Jembatan Gantung Burlah Tembus 56,1 Persen, Ditarget Rampung Februari 2026

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Pembangunan jembatan gantung di Desa Burlah, Kabupaten Aceh Tengah, yang dikerjakan oleh personel TNI di wilayah Kodim 0106/Aceh Tengah, pada Sabtu, 21 Februari 2026, telah mencapai progres 56,1 persen. Proyek infrastruktur penghubung antar desa ini ditargetkan rampung pada Februari 2026 untuk memperlancar akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga.

Kegiatan pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Koramil 09/Ketol, Yon TP 854, serta Pusziad dengan total 15 personel. Proyek berada di ruas jalan penghubung Desa Kala Ketol–Desa Burlah yang juga mengoneksikan Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, dan Desa Bintang Pepara di Kabupaten Aceh Tengah. Pekerjaan dipimpin oleh Kapten Inf Iwan Mulyawan selaku perwira pengendali lapangan.

Jembatan yang dibangun bertipe jembatan gantung dengan panjang bentang 120 meter. Material konstruksi berasal dari dukungan TNI AD. Pembangunan ini bertujuan membuka keterisolasian wilayah, memperpendek waktu tempuh warga antar desa, serta meningkatkan konektivitas layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan distribusi hasil pertanian.

Pada hari pelaksanaan, pekerjaan difokuskan pada pengelasan hanger, pengklaman sling atas sebelah kiri, serta pembersihan area sekitar pondasi. Tahapan ini merupakan bagian penting dari struktur utama jembatan untuk memastikan kekuatan dan keselamatan konstruksi sebelum masuk ke fase pemasangan lanjutan.

Dari sisi logistik, mobilisasi material telah berjalan dengan baik. Material yang tersedia di lokasi antara lain semen 490 sak, pasir 13 truk, kerikil/batu split lima truk dan satu unit L300, besi beton berbagai ukuran, sling, tiang pylon, angkur, klam hanger, UNP galagar lintang, hingga perlengkapan pengecatan. Ketersediaan bahan ini memastikan pekerjaan dapat berlanjut tanpa hambatan signifikan.

Komandan Koramil 09/Ketol, Kapten Inf Iwan Mulyawan, menyampaikan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan kerja personel dan kualitas konstruksi. Ia menegaskan koordinasi lintas satuan terus diperkuat agar target penyelesaian pada Februari 2026 dapat tercapai sesuai rencana.

Sementara itu, keterlibatan masyarakat setempat pada hari pelaksanaan tercatat nihil. Meski demikian, TNI membuka ruang partisipasi warga untuk mendukung kelancaran pekerjaan, terutama dalam pengamanan lokasi dan kelancaran mobilisasi material di lapangan.

Pembangunan jembatan gantung Desa Burlah diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi konektivitas wilayah di Kabupaten Aceh Tengah. Dengan tersambungnya akses Desa Kala Ketol, Burlah, Kekuyang, Buge Ara, dan Bintang Pepara, arus barang dan mobilitas warga diproyeksikan meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pelayanan publik yang lebih merata di wilayah binaan Kodim 0106/Aceh Tengah.(#)