Bener Meriah – detikperistiwa.co.id
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan ikhtiar strategis negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Namun demikian, agar MBG benar-benar memberikan dampak luas dan berkelanjutan, pola penyediaan suplier serta kemitraan kerja perlu diarahkan pada model yang inklusif dan berbasis desa.
Sudah saatnya penyediaan bahan pangan dan logistik MBG dilakukan secara bersinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih yang telah terbentuk di berbagai desa. Pelibatan koperasi desa bukan sekadar persoalan distribusi bahan pangan, melainkan langkah strategis untuk membangun ekosistem ekonomi rakyat yang adil, mandiri, dan berdaulat.
Melalui koperasi desa, hasil pertanian, peternakan, perikanan, serta produk UMKM lokal dapat diserap secara langsung dan berkelanjutan. Dengan demikian, nilai tambah ekonomi tidak mengalir ke luar desa, melainkan berputar di tingkat lokal dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa. Pola ini sekaligus menjadi stimulus nyata bagi peningkatan produksi dan kualitas pangan lokal.
Sinergi antara MBG dan Koperasi Desa Merah Putih juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa. Koperasi desa hadir sebagai wadah kolektif yang menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan bagi seluruh anggotanya. Ketika koperasi dijadikan mitra strategis MBG, program nasional ini tidak hanya memberi manfaat gizi bagi anak-anak, tetapi juga membuka lapangan kerja, mengurangi ketergantungan pada suplier besar dari luar daerah, serta memperkuat ketahanan pangan desa.
Lebih jauh, kemitraan ini akan mendorong tata kelola pembangunan yang lebih inklusif. Desa tidak lagi ditempatkan sebagai objek kebijakan semata, melainkan sebagai subjek pembangunan yang aktif dan berdaya. Nilai kebersamaan, kejujuran, tanggung jawab, serta keberlanjutan menjadi fondasi dalam setiap proses pengadaan dan distribusi MBG.
Dengan melibatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai suplier dan mitra kerja Program Makan Bergizi Gratis, negara sesungguhnya sedang menanam investasi sosial jangka panjang. Investasi tersebut berupa lahirnya generasi anak-anak yang sehat dan cerdas, desa yang mandiri secara ekonomi, serta masyarakat yang tumbuh dengan semangat kolaborasi dan saling menguatkan. Inilah momentum tepat untuk membangun Indonesia dari desa secara bersama-sama dan berlandaskan nilai-nilai kebaikan yang berkelanjutan.(#)


