Lhokseumawe – detikperistiwa.co.id
4 Februari 2026 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., melantik dan mengambil sumpah 20 pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu siang (4/2/2026).
Pejabat yang dilantik terdiri atas 7 Jabatan Administrator, 4 Jabatan Pengawas, dan 9 Jabatan Fungsional Tertentu. Pelantikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penataan organisasi dan pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) guna memperkuat kinerja perangkat daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Adapun pejabat yang dilantik dalam Jabatan Administrator, yaitu Nurhayati, S.Ag sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Lhokseumawe; Junaedi, S.T sebagai Kepala Bidang Cipta Karya Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Diana Rosa, S.T sebagai Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Lhokseumawe; Edi Faisal, S.Pi., M.S.M sebagai Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP dan Naker); Nurlina, S.E., M.S.M sebagai Sekretaris Dinas Sosial; Fathul Bahri Alatif, S.Pi., M.Si sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan; serta Susanna, S.E., M.S.M sebagai Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Sementara itu, pejabat yang dilantik dalam Jabatan Pengawas meliputi Helmi Suhanda, S.Tr.IP sebagai Kepala Sub Bagian Umum Bappeda; Hanif Syah Reza Funna, S.E sebagai Kepala Sub Bidang Perbendaharaan I Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD); Mohd Mustaufhi sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan Inspektorat; serta Iswana Adel, S.T., M.Sc sebagai Kepala Sub Bagian Program Bappeda.
Selain itu, Sekda Lhokseumawe juga melantik 9 pejabat dalam Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Dalam amanahnya, Sekda A. Haris menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk bekerja profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil.
“Aparatur sipil negara adalah ujung tombak organisasi. Pengelolaan SDM harus dilakukan dengan baik dan berorientasi pada kinerja,” ujar A. Haris.
Ia menegaskan bahwa pelantikan jabatan tidak hanya dimaknai sebagai pengisian struktur organisasi, melainkan bagian dari proses pembinaan karier yang mengandung tanggung jawab besar.
“Pelantikan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan. Kepercayaan tersebut harus dijawab dengan kerja nyata dan peningkatan kinerja di unit kerja masing-masing,” katanya.
Sekda juga mengingatkan bahwa para pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target kinerja organisasi perangkat daerah. Untuk itu, ia meminta agar pejabat segera beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi, serta membangun koordinasi dan kerja sama yang baik.
Selain kinerja, A. Haris menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara dan pelayan masyarakat.
“Saya tidak ingin ada ASN yang bekerja setengah-setengah atau bermain-main dengan tugas. ASN digaji oleh negara dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kelalaian dalam menjalankan tugas berarti mengabaikan amanah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan bahwa disiplin ASN telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang wajib menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pelantikan pejabat ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Lhokseumawe yang telah memperoleh persetujuan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri para asisten Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap kinerja organisasi perangkat daerah semakin solid dan profesional, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


